Angkut 32 Ton Semen, Truk Terguling di Kertek Wonosobo, Hantam Pikap dan Toko Bangunan

oleh

Wonosobo – Kecelakaan terjadi melibatkan sebuah truk pengangkut 800 sak semen di Jalan umum Parakan – Kertek turut Kampung Mulyosari Kelurahan/ Kecamatan Kertek Kabupaten Wonosobo, Minggu (8/7/2018) malam. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa. Truk hilang kendali dan menghantam pikap dan sebuah toko bangunan serta rumah klinik di sekitar lokasi.

Dari pantauan CCTV yang berada di Pos Polisi Kertek, pada pukul 18.37 truk Hino K-1938-CM itu melaju dari arah parakan menuju Wonosobo. Truk mengambil jalur kanan (Jalur Wonosobo-Parakan) dengan kecepatan tinggi. Sesampainya di tikungan badan sebelah kiri truk menghantam pembatas jalan yang mengakibatkan truk terpelanting dan terjatuh terbalik.

Kasat lantas Polres Wonosobo AKP SS. Udiono mengataka, truk bermuatan 800 sak semen dengan berat masing-masing 40 Kg atau dengan total 32 ton. Truk dikemudikan Semuri warga Kandangan Temanggung.

INFO lain :  Sambang Petani di Sawah, Bhabinkamtibmas Minta Tak Ada Rebutan Air

“Diduga truk mengalami kerusakan rem mengambil jalur kanan, sewaktu sampai di tikungan bodi truk sebelah kiri menghantam pembatas jalan dan terpelanting jatuh terbalik. Bodi belakang truk menghantam kendaraan L 300 yang terparkir. Selain membentur L 300, truk serta muatan semen tumpah sehingga merusak toko bangunan Mekar Jaya dan rumah Praktek dr. dodi yang berada di kiri jalan tersebut,” jelas dia, Senin (9/7/2018).

INFO lain :  Korsleting Listrik, Rumah dan Motor Terbakar

Kanit Laka Polres Wonosobo Ipda Nur Wahyu Wibowo menambahkan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Sopir truk sudah diberikan pertolongan dan hanya mengalami luka ringan.

Proses evakuasi truk dilakukan petugas dan warga dan berlangsung sekitar 1,5 jam. Saat ini truk sudah di amankan di Unit laka Polres Wonosobo, sedangkan muatan semen sedang proses pembersihan.

“Arus lalu-lintas agar tidak mengganggu dan membahayakan pengguna jalan lain, arus alu-lintas di alihkan melalui prumbanan hingga proses evakuasi selesai,” jelas dia.

Kapolres Wonosobo AKBP Abdul Waras yang sempat datang ke TKP mengatakan, turunan Kertek cukup panjang. Jalur dari atas hampir sepanjang 12 kilometer dan berupa turunan.

INFO lain :  7 Pelaku Perampokan di Rumah Pengusaha Kudus Ditangkap

“Untuk itu kami mengimbau kepada para pengendara untuk berhenti sejenak di res area yang telah disediakan, baik untuk mengecek kondisi rem maupun mendinginkan ban atau rem atau cakram atau tromol maupun istrirahat bagi yang lelah. Biar lambat asal selamat,” kata dia.

Evakuasi truk sempat menimbulkan keramaian dan kemacetan karena banyak warga masyarakat ingin melihat. Mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, Kanit Sabhara Polres Wonosobo AKP Agus Priyono memimpin pasukan Dalmas mengamankan lokasi kejadian kecelakaan. Sedangkan anggota Sat lantas mengatur arus lalu-lintas dengan jalan dialihkan melalui jalur prumbanan.(edit)