Atap Pasar Tegowanu Grobogan Jebol

oleh

Grobogan – Atap bangunan Pasar Tegowanu di Kabupaten Grobogan diketahui ambrol. Tak diketahui pasti penyebab ambrolnya atap teras pintu masuk bangunan itu. Padahal bangunan itu baru selesai dikerjakan akhir 2017 dan baru 3 bulan digunakan terakhir.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, ambrolnya atap terjadi Minggu (8/7/2018) siang lalu. Saat itu pasar sedang sepi karena tidak ada aktifitas jual beli di sana.

Selfi (28) pedagang satu toko emas di Pasar Tegowanu khawatir jika ambrolnya atap pasar akan merembet ke tempat dagangnya.

“Kondisi itu buat saya khawatir kalau ambrol sampai di tempat dagang saya,” kata Selfi.

INFO lain :  Garam Tak Beryodium Masih Beredar di Pasar

Kepala UPTD Pasar Gubug dan Tegowanu Disperindag Grobogan Edi Joko Mulyono dimintai komentarnya, menanggapi bahwa kerusakan di Pasar Tegowanu hanya di atap teras. Tidak ada satu pun kios pasar yang rusak.

”Yang ambrol hanya atap teras di ujung pintu masuk sebelah utara. Tidak ada kios yang rusak,” kata Edi.

Selain dapat sorotan warga, insiden ambruknya teras di ujung pintu masuk Pasar Tegowanu sebelah utara juga mendapat perhatian dari pihak Kejaksaan Negeri Grobogan.

Kasi Intelijen Wisnu Respati yang juga bertindak selaku Ketua Tim Pengawal dan Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri Grobogan datang mengecek ke lokasi, kemarin.

INFO lain :  Pemkot Semarang Gelar Lomba Desain Logo HUT Ke-474

Pasar Tegowanu tersebut baru selesai direvitalisasi atau dibangun ulang pada akhir 2017 lalu. Pekerjaan revitalsasi dengan anggaran dana APBN senilai Rp 5,8 miliar itu dikerjakan PT Reksananta.

Selama pelaksanaan revitalisasi, TP4D juga melakukan pendampingan. Bahkan, pihak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) juga sudah sempat turun memeriksa pekerjaan revitalisasi tersebut.

“TP4D memang ikut mengawal pekerjaan revitalisasi Pasar Tegowanu. Selama pelaksanaan pembangunan, tidak ada kendala. Pada saat itu, hanya sempat ada keterlambatan-keterlambatan saja,’’ kata Wisnu.

INFO lain :  Generasi Milenial Diminta Cintai Keselamatan Berlalu Lintas

Pihaknya juga sempat minta pertimbangan teknis kualitas pembangunan pada pihak terkait yang berkompeten di bidangnya. Namun, hasilnya dinyatakan tidak ada persoalan.

“Kami akan memanggil pihak-pihak yang berkompeten, yakni PT Reksananta sebagai rekanan serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan Grobogan. Mereka harus mengklarifikasi terkait kejadian ini,’’ tegasnya.

Wisnu akan meminta pihak rekanan untuk segera melakukan perbaikan ambrolnya teras tersebut. Soalnya, sampai saat ini, status pekerjaan revitalisasi belum diserahterimakan pada dinas terkait karena masih dalam masa pemeliharaan.(edit)