Garam Tak Beryodium Masih Beredar di Pasar

oleh

Batang – Monitoring dan sosialisasi garam beryodium digelar tim GAKY (Gangguan Akibat Kekurangan Yodium) di Pasar Tradisional Banyuputih, Kabupaten, Selasa (3/7/2018). Tim terdiri dari Disperindagkop dan UKM Kabupaten Batang oleh Endang Rachmawati, Dinas Kesehatan oleh Richadi, Sat Pol PP oleh Tri Teguh P, Polres Batang Bripda Devita Revandini, serta Tim Penggerak PKK Batang Cahya Anjar Camelia.

Kegiatan dilaksanakan dengan sasaran para pedagang di pasar yang sebelumnya dilaksanakan koordinasi terlebih dahulu dengan Demang Pasar. Dalam pelaksanaan monitoring tersebut tim melakukan dor to dor ke para pedagang sembako yang menjual garam yang dikonsumsi manusia.

Dari hasil monitoring beberapa pedagang yang diambil sample garam jualannnya di pasaran tidak ditemukan adanya garam yang tidak mengandung iodium. Tim melanjutkan sasaran monitoring ke Pasar Tradisional Ds. Tersono Kecamatan Tersono dan dilanjutkan ke Pasar Tradisional Desa Bawang Kecamatan Bawang.

INFO lain :  Siswi SMPN 2 Tonjong Juara I Pidato Anti Korupsi

Selanjutnya tim melanjutkan sasarannya ke Pasar Tradisional Ds. Reban Kecamatan Reban. Dari beberapa pedagang yang diambil sample oleh tik ditemukan ada beberapa pedagang yang menjual garam yang tidak mengandung yodium.

INFO lain :  Walikota Semarang Janji Pasang, 10 Ribu CCTV Akhir Tahun Ini

“Ditemukan ada beberapa garam tak beryodium yang dijual pedagang di Pasar Reban,” kata seorang anggota tim.

Dalam kesempatan kegiatan tersebut anggota Satuan Binmas Polres Batang, Bripda Devita juga menyampaikan imbauannya kepada para pedagang sembako di pasar dan para pembeli. Diharapkan mereka selalu waspada dan hati-hati dalam mengkonsumsi garam, karena garam yang dipasarkan di pasaran semua belum tentu mengandung yodium.

INFO lain :  Anang Hermansyah dan Ashanty menggelar upacara adat Jawa Tedak Siten untuk anak pertama

“Gunakan garam yang mengandung yodium karena garam jenis ini baik untuk kesehatan. Dan hindari mengkonsumsi garam yang tidak mengandung yodium karena kurang baik untuk kesehatan. Itu bisa berdampak pada kesehatan, contohnya bisa menimbulkan penyakit gondok dan yang lebih berbahaya terhadap Ibu yang sedang hamil bisa berakibat bayi yang dilahirkan cacat fisik,” jelasnya,” kata dia. (edit)