Gagal Berangkat, Dua Calhaj Asal Rembang Meninggal Duluan

oleh

Rembang – Dua orang calon jemaah haji asal Kabupaten Rembang meninggal dunia sebelum diberangkatkan ke tanah suci arab. Dua orang yang meninggal adalah Afwah Demiyathi warga Desa Ngemplak Kecamatan Lasem dan Rochwidati (64) warga Desa Mondoteko Kecamatan Kota Rembang.

Rochwidati sebelumnya telah divonis tidak bisa berangkat berhaji karena sakit, hingga kemudian meninggal dunia. Sedianya, rombongan jemaah keduanya rencananya akan berangkat tanggal 3 Agustus mendatang.

“Keduanya tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 64. Semula jumlah jemaah haji Rembang sebanyak 792 orang, berkurang menjadi 790 orang,” kata Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Rembang, Athoillah, kemarin.

INFO lain :  Pasar Klewer Timur Diresmikan

Pihaknya menyebutkan, calon jemaah haji yang meninggal, kuotanya akan dikembalikan kepada Kementerian Agama pusat. Keluarga calon jamaah haji yang meninggal dunia juga diberikan kesempatan untuk bisa mengusulkan calon peserta haji pengganti.

INFO lain :  Desy Ratnasari Bertanya ke Mas Nadiem: Anggaran Gaji PPPK di 2021 kok Enggak Ada?

Namun jika meninggalnya tidak ada peluang untuk melakukan pelunasan, maka kuota peserta akan dikembalikan ke pusat.

“Untuk bisa mengusulkan keluarga kita beri kesempatan. Tetapi kalau meninggalnya tidak ada ruang untuk melunasi maka akan kita kembalikan ke pusat,” tambahnya.

Calon haji Kabupaten Rembang tergabung dalam tiga kelompok terbang (Kloter) 62, 63, dan 64. Kloter 62 rencananya berangkat pada tanggal 3 Agustus 2018 sekitar pukul 12.00 WIB, dengan jumlah 254 orang asal Kabupaten Rembang, dan 101 jemaah gabungan asal Kabupaten Pati.

INFO lain :  Kejari Terapkan "Restorative Justice" di Kasus Nasabah Aniaya Pegawai KSP Graha Mandiri Kudus

Kloter 63 berangkat pada 3 Agustus pada pukul 16.00 WIB, dengan jumlah jamaah 355 orang semuanya warga Rembang. Sedangkan kloter 64, akan berangkat pada tanggal 4 Agustus sekitar pukul 06.00 WIB, dengan jumlah jemaah 181 jamaah asal Rembang, dan 172 jemaah dari Kabupaten Jepara.(edit)