Satu Tewas, 2 Terbakar saat Perbaiki Antena Teve Hotel

oleh

Temanggung – Seorang karyawan sebuah hotel di Temanggung tewas setelah tersengat listrik saat memperbaiki antena televisi di Hotel Campursari Jalan Raya Kedu KM 3 Temanggung, Minggu (1/7/2018). Korban tewas bernama Tri Bawono (31), warga Dusun Watukumpul, Desa Mandisari, Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung.

Korban merupakan karyawan Hotel Sari Dewi yang tidak jauh lokasinya dari Hotel Campursari, Tempat Kejadian Perkara (TKP). Hotel Sari Dewi dan Hotel Campursari merupakan milik satu orang.

Selain korban Tri Bawono yang meninggal dunia, dalam peristiwa tersebut dua orang juga mejadi korban karena mengalami luka bakar. Keduanya bernama Syahroni (35) warga Lampung dan Yogi (30) warga Ngadirejo.

INFO lain :  Gempa di Banyubiru, Ambarawa, dan Salatiga 32 Kali Masih Tergolong Dangkal

“Ada tiga orang yang memperbaiki antene di Hotel Campursari, yakni Tri, Syahroni, dan Yogi. Mereka tersengat listrik saat memperbaiki,” kata Yudi, seorang karyawan Hotel Sari Dewi.

Dikatakannnya, korban tewas Tri dan dua korban lainnya bersama-sama memperbaiki antena karena diminta salah satu karyawan Hotel Campursari.

INFO lain :  859 Calon Pegawai RSUD Temanggung Ikuti Seleksi Berbasis Komputer

Dikatakannya, akibat kesetrum Syahroni mengalami luka bakar di sebagian besar tubuhnya dan kini menjalani perawatan di RSU Temanggung, sedangkan Yogi mengalami luka di bagian tangan dan dirawat di RSK Ngerti Waluyo Parakan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa terjadi sekitar pukul 08.15 WIB. Ketiga korban kemungkinan tidak kuat menahan beban tiang antena yang terbuat dari pipa besi dengan panjang sekitar 10 meter tersebut kemudian tiang roboh menimpa jaringan listrik di depan hotel.

INFO lain :  Peringati Hari Pahlawan, guru Honorer di Wonosobo dapat Sembako

Tiba-tiba tiang antene roboh menimpa jaringan listrik. Akibat tersengat listrik tersebut Tri sempat terpental dan jatuh dari atap hotel.

Pemilik hotel, Asnawi saat menjenguk korban di RSU Temanggung mengatakan dirinya sedang di Magelang waktu kejadian. Dia mengaku baru mengetahui setelah dilapori anak buahnya.

“Saya dikabari kejadian tersebut dari salah satu karyawan, kemudian saya langsung meluncur ke rumah sakit,” katanya.(edit)