Semarang – Pengentasan kemiskinan di Jawa Tengah tidak bisa dilakukan secara instan. Perlu ada sistem kerja atau program yang sistematis dan akademik. Demikian disampaikan oleh Calon Gubernur (Cagub) Ganjar Pranowo.
Dirinya, lebih lanjut, siap menimba ilmu kepada pihak-pihak yang mengklaim mampu menurunkan atau mengurangi angka kemiskinan secara instan.
Politisi PDIP itu menilai, ada beberapa poin penting yang akan dikerjakan untuk percepatan pengurangan angka kemiskinan di provinsi ini. Percepatan itu, antara lain pemerataan pembangunan, pembangunan yang inklusi dan pembangunan berkelanjutan atau berkualitas.
Ia mengklaim akan melakukan langkah-langkah tersebut bersama pasangannya, Taj Yasin pada masa kepemimpinan periode berikutnya.
“Untuk memercepat pengurangan kemiskinan, ada banyak hal yang bisa dikerjakan. Ada yang bisa kita kerjakan dan sudah diukur secara sistematis dan akademis, yaitu dua hal untuk percepatan penanggulangan kemiskinan. Yaitu pendidikan dan kesehatan. Penanggulangan kemiskinan tidak bisa instan, kalau memang ada cara instan saya pinjam bukunya,” kata Ganjar dilansir dari Radio Idola.
Namun, ia kembali mengingatkan, bahwa dalam mengurangi angka kemiskinan tidak bisa dibebankan kepada provinsi saja tetapi harus ada kerja sama dengan pemerintah pusat dan kabupaten/kota.
(ER Maya /CN19/edi)
















