Bapak-Anak Diburu Karena Membunuh di Semarang

oleh

Ungaran – Misteri tewasnya Nanda Suswanto (32) warga Dusun Krajan RT 2 RW 1, Desa Dadapayam, Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang semakin menunjukan titik terang. Informasi yang berhasil dihimpun dari sejumlah sumber, Nanda tewas setelah dikeroyok dan ditusuk oleh dua orang pelaku yang merupakan bapak dan anak pada Selasa (3/4/2018).

Pelaku yang datang berdua langsung menghampiri korban dan tanpa tanya kepada korban langsung memukul korban menggunakan shokbreaker mengenai kepala korban. Pelaku lalu menusuk korban dengan senjata tajam sebilah badik.

Setelah melukai kobannya, keduanya kabur menuju Dadapayam. Sampai saat ini polisi masih memburu dua pelaku yang sudah diketahui identitasnya.

INFO lain :  Polresta Solo Kekurangan Personel

Kepala Desa (Kades) Dadapayam Joko Cahyono menyampaikan, bahwa korban membawa sepeda motor Honda CB milik anak tersangka. Selanjutnya, kedua pelaku melihat korban saat makan mie ayam di warung.

Namun setelah dua hari tidak dikembalikan, membuat tersangka mencari korban. Tersangka menemukan korban saat berada di Dusun Watusetugel, Desa Krandon Lor, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang. Selanjutnya terjadilah adu mulut dan terjadi penganiayaan.

Saat kejadian, Nanda sedang menghaluskan batok kelapa di bengkel milik Solahudin di Dusun Watusetugel, Desa Krandon Lor, Kecamatan Suruh, tiba-tiba dipukul dan ditusuk kedua pelaku, Selasa (3/4). Kini keduanya masih dalam pengejaran Reskrim Polsek Suruh dan Polres Semarang.

INFO lain :  Rp 1,4 Miliar Melayang Usai Tertipu Bisnis Tupperware

Korban yang tewas secara mengenaskan penuh dengan luka tusukan diduga akibat dikeroyok dan ditusuk dua orang yang tidak dikenal. Hingga saat ini petugas kepolisian terus memburu dua pelaku tersebut.

“Kejadian pada Selasa (3/4) kemarin saat menjelang Maghrib. Pelaku memukul korban dengan shockbreaker hingga mengenai kepala. Kemudian pelaku satunya menusuk korban menggunakan senjata tajam,” terang Kasubag Humas Polres Semarang, AKP Teguh Susilo Hadi, saat dikonfirmasi wartawan pada Selasa (3/4) kemarin.

INFO lain :  Tingkatkan Derajat Kesehatan Lewat Makan Ikan

Akibat pengeroyokan itu, korban menderita luka di kepala, dada sebelah kanan, dan pinggang bagian kiri. Nyawa korban tak tertolong karena mengeluarkan banyak darah dari luka yang diderita.

Sementara itu, saat dikonfirmasi wartawan, Kasat Reskrim Polres Semarang AKP Yusi Andi Sukmana membenarkan bahwa kedua pelaku merupakan merupakan bapak dan anak. “Kami masih mengejar pelaku,” terang Yusi.edi