Awas, Semarang-Demak Masih Banjir

oleh

Jalur Semarang-Demak yang tergenang banjir akibat hujan deras dan rob.

Semarang (Infoplus) – Jalur Kaligawe yang menghubungkan Semarang-Demak, Jawa Tengah masih tergenang banjir. Hingga Senin (5/2), banjir masih menggenangi ruas jalan tersebut. Selain akibat derasnya hujan yang mengguyur selama beberapa hari ini, banjir akibat rob.

Genangan banjir terlihat mulai depan kampus Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang hingga mendekati perbatasan Demak dengan ketinggian air yang bervariasi.

Mulai depan Terminal Terboyo Semarang, genangan air cukup tinggi sekitar 30-50 centimeter yang membuat kendaraan berjalan pelan sehingga terjadi kemacetan sepanjang jalur tersebut.

Beberapa sepeda motor yang mogok karena tak kuat menerjang banjir membuat kondisi lalu lintas menjadi semakin tersendat, apalagi banyak kendaraan besar yang padat melintas.

INFO lain :  Praperadilan Polrestabes Semarang. Bos Air Minum Aguaria Sebut Penyidik Rekayasa Perkara

Salah satu pengendara, Yadi mengaku kerepotan dengan banjir yang menggenang karena sepeda motornya menjadi mogok sehingga terpaksa harus menuntun dan memperbaikinya.

“Ya, memang harus lewat sini karena jalan paling dekat. Kalau harus memutar bisa, tetapi jauh,” kata wiraswasta yang bekerja di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang itu.

Yadi berharap Pemerintah Kota Semarang segera membenahi persoalan banjir, khususnya di kawasan Kaligawe yang selama ini menjadi langganan ketika hujan deras mengguyur.

INFO lain :  Pembebasan Lahan Tol Semarang-Demak Terganggu. 70 % Lahan Tergenang

Pengendara lainnya, Agus, warga Genuk juga mengatakan banjir memang menjadi “langganan” di kawasan itu meski sudah disiasati dengan pompa air untuk menyedot banjir.

“Katanya sudah ada pompa, tetapi enggak tahu masih tetap banjir. Ya, kalau bisa segera diatasi apalagi sekarang kan masih musim hujan. Kalau hujan seringnya banjir,” katanya.

Sementara itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Semarang Supriyadi yang melakukan inspeksi mendadak terkait banjir menemukan adanya pompa air yang rusak.

“Kami banyak dapat laporan dari warga mengenai banjir di Kaligawe ini. Makanya, saya sengaja lihat langsung di lapangan. Ternyata, banjirnya terjadi hingga mendekati perbatasan Demak,” katanya.

INFO lain :  BPK Temukan Dugaan Korupsi Anggaran Koni Kota Semarang 2017

Namun, kata dia, banjir hanya menggenangi jalan raya karena debit air di Sungai Sringin, Sungai Sringin Baru, dan Sungai Babon tidak tinggi sehingga sebenarnya bisa dimaksimalkan dengan pompa.

“Di Sungai Sringin ada lima pompa, Sungai Sringin Baru ada enam pompa tetapi hanya tujuh pompa yang jalan. Ini ada yang rusak malah,” katanya, sembari menunjukkan “fanbelt” pompa yang putus.

Politikus PDI Perjuangan itu mengatakan dari keterangan warga sekitar sudah empat hari pompa itu rusak dan sudah dilaporkan, tetapi belum juga ada upaya perbaikan yang dilakukan.