58 Pegawai BLU Trans Semarang Dipecat

oleh

Semarang (Infoplus) – Sebanyak 58 pegawai BLUD Trans Semarang dikrnai sanksi pemrcatan. Hal itu terkait sejumlah pembenahan internal terus dilakukan Badan Layanan Umum (BLU) Trans Semarang sebagai upaya untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Salah satunya adalah memberikan sanksi berat kepada pegawai yang melakukan pelanggaran baik ringan ataupun berat.

Dalam satu tahun terakhir, setidaknya terdapat sejumlah 68 petugas Trans Semarang yang diberikan sanksi berat, dimana 58 diantaranya dipecat karena melakukan berbagai pelanggaran.

Menurut Kepala BLU Trans Semarang Ade Bhakti Ariawan, mereka yang diberhentikan diantaranya terdapat sejumlah 39 sopir serta 29 karyawan. Pelanggaran yang dilakukan juga beragam mulai dari pelanggaran disiplin kerja hingga bermain curang dengan tiket serta peralatan tiketing.
“Sementara pelanggaran oleh sopir Trans Semarang sendiri, sejumlah 30 sopir telah direkomendasikan kepada rekanan untuk dilakukan blacklist serta 9 orang lainnya dalam pengawasan karena melakukan pelanggaran berat,” jelas Ade Bhakti.

INFO lain :  ​Jengkel Hutang Tak Dibayar, Seorang Wanita Nekat Bakar 2 Motor
INFO lain :  Vonis Bupati Purbalingga Tasdi 7 Tahun Penjara Belum Inkracht

Tindakan tegas tersebut lanjut Ade dilakukan agar pelayanan BRT semakin optimal. Sebab lanjut dia, pelayanan adalah hal utama yang menjadi perhatian.
“Kami berharap dengan tindakan tegas tersebut, di tahun 2018 ini jumlah keluhan masyarakat terhadap pelayanan BRT
Trans Semarang dapat ditekan. Sebab di tahun 2017 lalu angka keluhan masyarakat terkait pelayanan BRT mencapai 653 keluhan,” terangnya.

INFO lain :  Tempat Hiburan Bandungan dan Bergas Dirazia, Polres Semarang Temukan Miras Ilegal

Sementara dalam hal pengembangan layanan, lanjut Ade, BRT Trans Semarang sendiri di tahun 2018 ini akan kembali menambah koridor baru, yakni koridor 7 yang melayani jalur Genuk, Bangetayu, Arteri Soekano Hatta Jalan Pemuda.
“Dengan tambahan jalur baru ini diharapkan jumlah penumpang brt trans semarang semakin tinggi,” pungkasnya.edi

Sumber : jatengtoday