Jakarta — Diet ketogenik, diet mediterania, OCD dan masih banyak jenis diet lain yang populer di kalangan masyarakat begitu menggoda untuk dicoba. Diet-diet ini menjanjikan tubuh kurus jika pengikutnya mengikuti aturan diet dengan patuh.
Namun, diet-diet itu bukan perkara mudah. Orang-orang yang melakoni berbagai pola diet itu seringkali dihadapkan pada pertempuran melawan evolusi tubuh. Para ahli sepakat bahwa diet ekstrem bukanlah strategi jangka panjang yang baik untuk menjaga berat badan.
Untuk mendapatkan tubuh ideal, tak perlu perjuangan yang terlalu keras. Pakar diet, Jason Ewoldt, memberikan beberapa trik ampuh turun berat badan tanpa harus melakoni program diet.
1. Rajin minum air putih
Banyak ahli kerap memberikan saran untuk menjaga tubuh agar tetap terhidrasi. Kuncinya adalah minum air putih. Jason mengatakan, orang kerap mengartikan rasa haus sebagai rasa lapar. “Kebanyakan orang hanya merasa haus,” katanya dilansir dari Business Insider (5/8/2018).
Pada 2016, sebuah studi yang melibatkan 18.000 orang di Amerika Serikat menemukan bahwa mereka yang banyak minum secara konsisten merasa lebih puas. Selain itu, mereka juga mengonsumsi lebih sedikit kalori, gula, garam, dan kolesterol daripada partisipan yang tidak cukup minum.
Namun, Anda perlu memperhatikan air apa yang diminum. Yang patut dihindari adalah air yang mengandung banyak gula. Jika bosan dengan air putih tanpa rasa, bisa ditambah potongan buah seperti lemon.
2. Tidur 8 jam per hari
Tidur cukup sangat penting untuk kesehatan, termasuk jika orang ingin punya tubuh ideal. Ahli saraf dan tidur, Matthew Walker, berkata bahwa banyak orang merasa bisa beraktivitas normal tanpa tidur cukup. Padahal, jelas itu sebuah salah kaprah. Menurutnya kurang tidur sama saja dengan membunuh orang secara perlahan.
Tak hanya itu, kurang tidur membuat orang makan lebih banyak. Hal ini sudah dibuktikan lewat riset yang dipublikasikan pada 2013 di jurnal Nature Communications. Riset menyebut bahwa kurang tidur membuat orang cenderung mencari makanan berkalori tinggi dan menambah berat badan.
3. Sarapan dan makan siang teratur
Makanan sering disalahkan sebagai agen utama penambah berat badan sehingga orang merasa baik-baik saja saat melewatkan sarapan atau makan siang. Padahal, riset Mayo Clinic membuktikan bahwa orang yang melewatkan sarapan akan menambah berat badan hingga 3,6 kilogram per tahun.
Jason mengatakan, sarapan tak harus dalam porsi besar, tetapi cukup membantu orang untuk menghindari makan secara impulsif atau spontan dan cenderung mengonsumsi makanan berlemak dan bergula tinggi. “Saat lapar, kita akan makan apa yang paling cepat dan palingmudah dimakan,” imbuhnya.
















