Dua Pasutri Ditangkap Karena Bawa Sabu. Satunya Ternyata “Manten Anyar”

oleh

Semarang –  Tim Badan Narkotikan Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah mengamankan dua pasang suami istri (Pasutri) di dua lokasi berbeda. Pasangan pertama ditangkap di minimarket di Jalan Trunojoyo, Kelurahan Pandean, Madiun, Jawa timur hari Kamis (19/7/2018) petang. Mereka bernama M Iqbal Khadafi (24) dan Khoirun Nisak (18) warga Sidoarjo.

“Penangkapan dilakukan dari hasil pengembangan kasus yang ditangani BNNP Jateng dan informasi warga. Pasangan tersebut ketika ditangkap mengendarai mobil Daihatsu Xenia warna putih dengan nomor polisi S 1756 ZJ,” ungkap Kabid Berantas BNNP Jateng, Suprinarto akhir pekan lalu.

Petugas menangkapnya, saat pelaku M Iqbal turun dari mobil sambil menenteng tas plastik hitam. Dari tas yang dibawa Iqbal, ada paket yang dibalut lakban transparan.

INFO lain :  Razia Jelang Pilkada, Polres Surakarta Sita Ratusan Liter Miras

Di dalamnya terdapat sabu dengan berat bruto 180 gram. Keduanya langsung dibawa ke kantor BNNP Jateng di Semarang.

“Pelaku MIQ merupakan salah satu kurir yang sudah beberapa kali mengantarkan narkotika ke wilayah Surakarta, Jawa Tengah,” ungkap dia.

Sementara, penangkapan pasutri kedua dilakukan di hari yang sama malamnya di dekat traffic light Ngarsopuro, Kota Surakarta. Pasangan tersebut bernama Edi Wiyono (46) dan Silvia DK (28) warga Jebres Kota Surakarta.

INFO lain :  Sidang Aspidsus Kejati Jawa Tengah dan 2 Anak Buahnya. Didakwa Suap 294 Ribu Dollar Singapura

Keduanya ditangkap saat mengendarai motor dan berhenti di lampu merah. Mereka duduk di trotoar dan mondar-mandir hendak mengambil barang di sekitar lampu merah.

Pasangan itu kemudian dibekuk dan ditemukan paket dengan lakban cokelat yang isinya sabu dengan berat bruto sekitar 6 gram. Menurut Suprinarto dua pasangan yang ditangkap itu memiliki jaringan yang sama.

“Kedua pasangan suami istri ini satu jaringan, diatasnya ada,” kata Suprinarto.

INFO lain :  Balap Liar di Kota Purwodadi Dibubarkan, Puluhan Remaja Ditilang

Sementara diketahui, salah satu pasangan yaitu Iqbal dan Nisak ternyata pengantin yang baru menikah 3 bulan lalu. Iqbal mengaku baru 2 bulan ini melakoni bisnis haram tersebut dan istrinya tidak mengetahui.

“Sebenarnya tidak ada sangkut pautnya dengan istri. Dia tidak tahu kalau mau ambil barang. Saya ajaknya ke Madiun,” kata Iqbal.

Sementara istrinya menimpali kalau ia bermaksud ke rumah mertua. Ia sempat bertanya ketika mobil justru melaju terus dan tidak menuju jalan ke rumah mertua.edit