Semarang – Dua jenazah mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga yang tewas tenggelam di Air Terjun Pragak, Kabupaten Semarang telah diserahterimakan ke keluarga untuk dipulangkan ke tempat asalnya di Cirebon, Minggu (8/7/2018).
Keduanya, Marcel Stevheni Sumarno (19) dan Julian Ardiansyah Selawinata (19) merupakan mahasiswa Fakultas Teknologi Informatika (FTI) UKSW.
Keduanya tewas tenggelam Sabtu (7/7/2018) sore setelah gagal mengambil kaos kaki usai bermain di air terjun. Menurut keterangan sejumlah saksi, korban terpleset dan tercebur di air terjun.
Kasat Reskrim Polres Semarang AKP Yusi Andi Sukmana, dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan hanya ada lebam mayat.
“Korban hendak mengambil kaus kaki yang jatuh di air terjun. Namun kemudian terpeleset dan tenggelam. Kemudian temannya lainnya mau menolong, namun justru ikut tenggelam,” kata dia.
“Berdasarkan keterangan saksi karena ada saksi yang mengantar ketiganya naik ke air terjun itu. Jadi mau ambil kaus kaki, mereka kan foto-foto di daerah situlah, terus mau ambil kaus kaki jatuh kepleset ke lokasi air terjun Pragak. Terus begitu mau dibantu, teman yang satu ikut terjatuh ke air,” imbuhnya.
Pemulangan jenazah ke kampung halaman dibantu oleh pihak kampus , kemarin. Pembantu Rektor III UKSW, Dr Andeka Rocky Tanaamah MCs menyatakan rasa dukacita mendalam atas meninggalnya kedua mahasiswanya tersebut.
“Pihak UKSW akan membantu semua kebutuhan pengurusan jenasah sampai di rumah duka dan pemakaman. Saat ini sedang dilakukan serah terima jenazah kepada pihak keluarga,” katanya.
Humas UKSW Rini Kartika Hudiono menambahkan, jenazah Julian diberangkat menuju rumah duka di Pemalang dari Salatiga sekitar pukul 11.45 WIB. Kemudian, setelah itu disusul jenazah Marcel diberangkatkan menuju Cirebon dari Salatiga pukul 12.00 WIB. (edit)
















