Semarang – INFOPlus. Ada yang beda di tampilan mobil dinas Wali kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu. Mobil dinas berpelat H 1111 ZA ini tampil dengan wajah baru, ada stiker branding mengusung sosialisasi anti stunting.
Keputusan Mbak Ita, sapaan Wali Kota Semarang, untuk memasang stiker besar anti stunting di kaca belakang ini bukan tanpa alasan. Selain menjadi bagian dari program unggulan Pemkot Semarang, upaya ini juga merupakan bentuk apresiasi kepada para pemenang lomba desain stiker Kampanye Publik Pelibatan Remaja dalam Mengatasi Stunting (Kolaborasi).
“Pemasangan stiker ini bukan hanya sekadar pengumuman, tapi juga merupakan bentuk nyata apresiasi terhadap karya-karya para pemenang lomba desain,” ungkap dia, Sabtu (25/5).
Menurut Mbak Ita, lomba Kolaborasi ini memang dianggap penting bagi generasi muda, karena melalui desain-desain kreatifnya, mereka mampu menyampaikan pesan-pesan sosialisasi tentang stunting dengan cara yang menarik dan edukatif.
Lebih lanjut, pemasangan desain stiker sosialisasi anti stunting ini tidak hanya akan terbatas pada mobil dinas Wali kota Semarang. Pemkot Semarang juga berencana untuk melanjutkan pemasangan stiker tersebut pada berbagai kendaraan dinas lainnya, termasuk memasang di armada BRT Trans Semarang.
Rencananya, 13 armada BRT akan dihiasi dengan stiker serupa, dengan pembagian armada, koridor II sebanyak 5 armada, kemudiran koridor IV sebanyak 5 armada dan koridor VIII sebanyak 3 armada.
Hal ini sejalan dengan upaya Pemkot Semarang dalam menyebarkan pesan-pesan penting mengenai stunting kepada masyarakat secara lebih luas. Sehingga diharapkan dapat menjadi langkah konkret dalam mengatasi permasalahan stunting di wilayah ini.
Kerja sama antara Pemkot Semarang, BKKBN, Kementerian Kesehatan RI, dan Anantaka dalam penyelenggaraan lomba desain stiker Kolaborasi membuktikan komitmen bersama dalam upaya pencegahan stunting.
Adapun pemenang lomba desain stiker Kolaborasi adalah Gianti Tri Ikhasani dari Udinus (juara I), Andarra Salma Syagita Putri dari SMAN 14 (juara II) dan Shefira Mecca Faddi dari SMPN 5 (juara III)
Sementara itu, Nabila Khoirunnisa dari Unnes berhasil menjadi juara harapan I disusul Astein Mirrob El Sinduro dari Udinus yang menyabet juara harapan II. Adapun juara harapan III berhasil digaet oleh Louis Salvado dari SMKN 11.
Pemkot Semarang berharap melalui langkah-langkah ini, kesadaran masyarakat akan pentingnya mencegah stunting dapat semakin meningkat, serta generasi muda semakin terlibat dalam peranannya untuk menciptakan masyarakat yang lebih sehat dan berkualitas di masa depan. []












