Pemalang – INFOPlus. Insiden tragis dialami pemancing bernama Wage (45), warga Desa Mendelem, Belik, Pemalang. Ia tenggelam di Sungai Waluh, Kecamatan Bantarbolang, Pemalang, Jumat (17/5) malam.
Basarnas Unit Siaga SAR Pemalang bersama tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan korban tenggelam pada Sabtu (18/5) sore. Wage ditemukan setelah dilakukan penyisiran intensif menggunakan perahu rafting serta penyelaman di sekitar lokasi jatuhnya korban.
Kepala Basarnas Semarang, Budiono menuturkan insiden itu terjadi saat korban sedang memancing bersama seorang temannya di tepi Sungai Waluh.
“Jadi korban memancing di sungai Waluh bersama temannya, namun saat berada di pinggir sungai, posisinya terlalu ke pinggir sehingga hilang keseimbangan dan terpeleset jatuh ke sungai,” ujar dia.
Setelah terjatuh, korban segera tenggelam karena diduga tidak bisa berenang. Rekannya sempat berusaha menolong dengan terjun ke sungai, namun usahanya tidak berhasil karena posisinya yang terlalu jauh sehingga tidak sempat menyelamatkan korban.
“Rekan korban sempat ikut terjun ke sungai untuk menolong namun usahanya tidak membuahkan hasil karena posisinya yang agak jauh dari korban sehingga terlambat untuk menyelamatkan,” sebut Budiono.
Pencarian korban dimulai sejak Sabtu pagi tadi dengan melibatkan berbagai tim penyelamat. Usaha pencarian dilakukan secara intensif dengan menggunakan peralatan rafting dan penyelaman. Pada akhirnya, setelah berjam-jam pencarian, korban berhasil ditemukan pada pukul 15.20 WIB.
“Setelah dilakukan pencarian dari Sabtu pagi, akhirnya pada pukul 15.20 WIB, korban berhasil ditemukan. Korban ditemukan tidak jauh dari lokasi tenggelamnya,” jelasnya.
Jasad korban ditemukan oleh tim penyelam sekitar 15 meter dari lokasi kejadian dengan kedalaman 5 meter. Penemuan ini membawa kelegaan bagi keluarga dan tim penyelamat yang terlibat.
“Korban ditemukan kurang lebih 15 meter dari lokasi kejadian oleh tim penyelam di kedalaman 5 meter. Selanjutnya korban dibawa ke rumah duka,” imbuhnya.
Budiono menyampaikan apresiasinya kepada seluruh tim SAR gabungan yang telah bekerja keras dalam upaya pencarian dan penyelamatan ini.
“Kami ucapkan terima kasih kepada tim SAR gabungan atas usahanya sehingga korban lekas ditemukan,” pungkasnya.
Untuk mencegah insiden serupa, penting bagi para pemancing dan masyarakat yang beraktivitas di dekat sungai untuk selalu waspada dan menjaga keseimbangan.
Penggunaan alat pelampung dan pengawasan yang lebih ketat bisa menjadi langkah preventif yang efektif. Selain itu, pemahaman akan kemampuan berenang dan kesiapan menghadapi kondisi darurat sangatlah vital. (Al) []
















