Semarang – INFOPlus. Basarnas Kantor SAR Semarang menerima laporan kondisi membahayakan manusia dari Kendal. Seorang warga tenggelam di Embung Ringinarum. Setelah dilakukan pencarian, korban ditemukan meninggal dunia.
Seorang remaja pencari ikan dilaporkan tenggelam di Embung Ringinarum, Kecamatan Ringinarum, Kabupaten Kendal pada Sabtu (18/5) dinihari sekira pukul 01.00 WIB. Kejadian nahas tersebut menimpa Muhamad Deni Ramadhan (15), tercatat sebagai warga Dusun Genting, Desa Ringinarum, Kendal.
Kepala Kantor Basarnas Semarang, Budiono menuturkan, kronologi awal bermula ketika korban dan rekannya, Bintang, berangkat ke Embung Ringinarum Sabtu tengah malam, sekitar pukul 00.00 WIB. Mereka datang ke embung dengan maksud mencari ikan.
Satu jam mencari ikan dengan cara memancing, usaha keduanya tak membuahkan hasil. Sehingga diputuskan untuk mengganti peralatan, menggunakan jaring.
Peralatan disiapkan, lantas Deni berjalan mendekati pinggir embung dengan maksud lebih mudah menebar jaring. Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Saat menebar jaring itulah, remaja tersebut terpeleset karena tempat pijaknya diduga licin.
Tak dapat menjaga keseimbangan, ia tercebur ke dalam embung. Ternyata korban tak bisa berenang. Rekannya yang kebingungan dan tak bisa berenang hanya bisa bergerak cepat untuk minta bantuan warga sekitar.
Hanya saja, saat ia kembali bersama warga, Deni sudah tidak terlihat lagi. Tubuhnya tenggelam ke dasar Embung Ringinarum. Kejadian tersebut langsung dilaporkan ke aparat terkait, termasuk ke Basarnas Kantor SAR Semarang, guna minta bantuan pencarian.
“Korban diduga tidak bisa berenang sehingga langsung tenggelam,” ungkap Budiono.
Basarnas Kantor SAR Semarang sendiri menerima informasi kejadian korban tenggelam jelang Subuh, sekitar pukul 03.30 WIB. Dan langsung memberangkatkan satu tim pencari dengan kualifikasi penyelam untuk melakukan evakuasi.
Akhirnya, sekira pukul 06.45 WIB, Deni berhasil ditemukan penyelam di kedalaman 3,5 meter. Korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia dan selanjutnya diserahkan ke pihak keluarga untuk proses pemakaman.
“Korban langsung kami serahkan ke pihak keluarga. Terima kasih atas kerja sama seluruh tim SAR gabungan sehingga korban bisa segera terevakuasi. Dari kejadian ini, kami imbau agar warga lebih bisa berhati-hati lagi saat melakukan aktivitas di perairan,” pungkas Budiono. []
















