Ajukan Anggaran Rp 10 Miliar ke Perpusnas, Pemkot Semarang Akan Bangun Perpustakaan Daerah

oleh
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu saat menghadiri Launching Karya Literasi siswa SMP Binaan MKKS di Gedung Teater Sekolah Karangturi, Graha Padma, Semarang Barat, Kamis (25/1). (Foto: Dok)

Semarang – INFOPlus. Rencana pembangunan Perpustakaan Daerah (Perpusda) di Kota Semarang bakal terealisasi pada 2025. Hal ini disampaikan Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu di Balai Kota Semarang, belum lama ini.

Menurut Mbak Ita, biasa ia disapa, pihaknya telah mengajukan anggaran untuk pembangunan Perpusda ke Perpustakaan Nasional (Perpusnas) sebesar Rp 10 miliar.

“Jadi tahun 2025 rencananya (pembangunan Perpusda),” ujar dia.

Pemkot Semarang sebelumnya telah membuat desain rencana pembangunan perpusda dan telah diajukan ke Perpusnas RI. Akan tetapi, pengajuan desain tersebut belum sesuai menurut tim survei.

INFO lain :  Kawasan Simpanglima Semarang Ditutup Karena Lonjakan COVID-19

Selanjutnya Pemkot Semarang membuat desain ulang dan mengajukan kembali di tahun 2024 ini. Dengan pengajuan kembali, harapannya pada 2025 mendatang, Kota Semarang sudah memiliki Perpusda yang lebih baik.

“Bukan saling menyalahkan, namun kemarin dari Perpusnas berubah-berubah terus keputusannya. Saat lalu, kami sudah oke. Melalui zoom. Tempatnya sudah kami buat, tapi ternyata tidak sesuai,” terangnya.

Saat ini, Kota Semarang belum memiliki perpustakaan yang besar. Namun, ada percontohan perpustakaan di setiap kecamatan. Selain itu, perpustakaan Kota Semarang juga sudah digitalisasi, sehingga bisa diakses di manapun.

INFO lain :  PJ Gubernur Jateng Jemput Prabowo Di Lanumad Ahmad Yani, Semarang

Pada 2025 nanti, pihaknya berencana tidak hanya membangun perpustakaan, namun juga kantor Dinas Arsip dan Perpustakaan (Arpus) agar lebih bagus.

“Dengan kantor lebih besar, bisa membuat nyaman anak-anak atau masyarakat yang datang. Nanti untuk perpustakaan akan menggunakan anggaran DAK (dana alokasi khusus). Rencananya, di Srondol Banyumanik,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Arpus Kota Semarang, Endang Sarwiningsih mengatakan, Perpusda Kota Semarang masih bergabung dengan Kantor Kecamatan Banyumanik.

INFO lain :  Keluarga Korban Tewas di Sunan Kuning Tak Tahu Anaknya Jadi PK

“Insya Allah kami masih mengajukan anggaran DAK ke Perpusnas RI tahun 2024. Tahun 2025, diharapkan bisa berdiri bangunan perpustakaan di Jalan Setia Budi, Srondol,” ungkapnya.

“Kita membangun perpustakaan berstandar nasional mengacu pada ketentuan UU 43/2007. Rencananya akan dibangun sebanyak 12 ruangan yang diperuntukkan untuk ruangan anak-anak, lansia, dewasa, difabel, tunanetra, dan sebagainya, termasuk audio visual. Jadi seperti Perpusda kabupaten atau kota lain yang memperoleh DAK,” imbuh dia. (Ags/Mw)