Sopir Truk Tewas Tersapu Banjir Bandang saat Antre Tambang Pasir di Pekacangan Banjarnegara

oleh
Sopir truk tewas tersapu banjir bandang saat antre di area penambangan pasir Sungai Pekacangan, Banjarnegara. (Foto: Dok Tim SAR)

Banjarnegara – INFOPlus. Seorang sopir dump truk tewas tersapu banjir bandang saat antre ambil pasir di Sungai Pekacangan, Kecamatan Wanadadi, Banjarnegara. Tubuhnya ditemukan sejauh 35 Km dari lokasi awal kejadian.

Korban diketahui beridentitas Purnomo (53) warga Desa Situwangi RT 2 RW 2, Kecamatan Rakit, Kabupaten Banjarnegara. Ia terseret arus Sungai Pekacangan di Dukuh Jatiwaringi, Desa Lemahjaya, Kecamatan Wanadadi, Banjarnegara.

Kepala Kantor SAR Semarang Heru Suhartanto mengungkapkan nahas yang menimpa Purnomo terjadi pada Jumat (8/12) sekira pukul 16.45 WIB. Sore itu, Purnomo yang tengah mengendarai dump truk sedang antre untuk mendapat pasir di Sungai Pekacangan.

INFO lain :  Kakek 60 Tahun Hilang di Hutan Gunung Ungaran

Ada tiga truk dump yang saat itu tengah antre ambil pasir, termasuk truk yang dikendarai korban. Tiba-tiba datang air bah yang mengarah ke antrean truk tersebut. Purnomo dan truknya yang berada di posisi paling belakang tak bisa menyelamatkan diri saat banjir bandang menyapu lokasi penambangan.

“Diduga Pak Purnomo ingin menyelamatkan diri, tapi karena debit banjir datang deras Pak Purnomo terseret arus beserta truk yang ditumpangi,” tutur Heru.

INFO lain :  Mbah Tahzani Hilang di Hutan Gunung Bismo Wonosobo

Korban terjebak di dalam truk mengingat ketinggian air hingga seatap kabin truknya. Permintaan bantuan pencarian kemudian disampaikan ke tim SAR.

Pencarian intensif dengan melibatkan tim SAR gabungan kemudian dilakukan. Petugas SAR menggunakan metode penyisiran dengan perahu rafting dari tempat kejadian ke arah barat.

Dan lelah tim SAR gabungan akhirnya terbayar setelah tubuh korban ditemukan, namun sudah dalam kondisi tak bernyawa pada Sabtu (9/12) petang tadi.

INFO lain :  Menparekraf Apresiasi Wali Kota Semarang Gerakkan Ekonomi Rakyat

“Setelah upaya pencarian tim SAR gabungan pukul 17.50 WIB, korban berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di wilayah Desa Krenceng, Kecamatan Kejobong, Purbalingga. Jarak dari tempat kejadian sekira 35 Km. Selanjutnya korban di bawa ke rumah duka,” beber dia.

“Terima kasih atas pelaksanaan operasinya. Imbauan kepada masyarakat yang sedang beraktivitas di sungai untuk lebih hati-hati, selalu waspada karena sudah musim hujan. Semoga kejadian ini tidak terulang kembali,” tutup Heru. (Ags/Mw)