Awal Musim Hujan di Jateng Diprediksi Mulai Oktober

oleh
Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Jateng, Sukasno. (Foto: Gus Djoyo)

Semarang – INFOPlus. Awal musim hujan di wilayah Jateng diprediksi terjadi di bulan Oktober. Di wilayah pesisir, turunnya hujan diperkirakan lebih lama, yakni Desember.

Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Jateng, Sukasno mengatakan secara umum musim penghujan di wilayah Jateng dimulai bulan November. Meski begitu, ada beberapa wilayah yang lebih awal hujan, turun di Oktober.

“Jadi ada yang di bulan Oktober, ada yang di bulan November, dan ada yang di bulan Desember,” kata dia di kantornya di Semarang, Selasa (19/9).

INFO lain :  Tiga Pembobol Gudang Alat Bangunan di Semaramg Diadili

Sukasno menjelaskan jatuhnya musim hujan di setiap wilayah berbeda tergantung kondisi topografi masing-masing. Dari topografi tersebut, berpengaruh pada curah hujan di masing daerah

Karena itu, lanjut dia, hujan di bulan Oktober akan terjadi di dataran tinggi seperti Wonosobo. Sedangkan awal hujan di Desember terjadi di wilayah pesisir.

INFO lain :  Hari Buruh di Semarang: Demo, Bagi Sembako hingga Vaksinasi

“Kami menganalisa berdasarkan zona musim. Di Jawa Tengah terbagi menjadi 54 zona musim yang kami kriteriakan sesuai tipe daerah masing-masing,” ujar dia.

Dari pembagian zona musim itu. bisa diperkirakan pula masa waktu musim hujan. Musim hujan paling lama biasanya terjadi di daerah pegunungan Jateng bagian tengah.

INFO lain :  OJK optimistis ASEAN jadi episentrum pertumbuhan ekonomi

“Biasanya jika musim penghujannya di awal, musim kemaraunya paling akhir. Biasa terjadi di Pekalongan selatan, Banyumas bagian utara dan selatan,” sambung dia.

Ditambahkan, fenomena yang terjadi beberapa waktu terakhir, yakni turunnya hujan di tengah musim kemarau, bukan sesuatu yang aneh. Hujan lokal memang dimungkinkan terjadi di tengah musim kemarau.

“Musim kemarau bukan berarti tidak ada hujan,” tuturnya. (Ags/Mw)