Semarang – INFOPlus. Meet and great dan mini live performance bertajuk Summer Tour JKT48 di Mal Tentrem, Kota Semarang, berujung pada meninggalnya seorang fans bernama Ahmad Arsyad Disky. Polisi menyebut Summer Tour JKT48 belum mengantongi izin.
Kepastian belum ada izin terkait konser tersebut disampaikan langsung Plt Kapolrestabes Semarang Kombes Lafri Prasetyono. Polisi belum mengeluarkan rekomendasi perizinan Summer Tour 2023 JKT48.
“Giat (kegiatan) tersebur belum dapatkan rekomendasi izin,” tuturnya kepada wartawan Rabu (12/7) malam.
Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKBP Donny S Lumbantoruan menambahkan pihaknya merespons kejadian tersebut dengan meminta keterangan dari pihak terkait. Setidaknya, tiga orang yang dianggap mengetahui kegiatan Summer Tour JKT48 di Mal Tentrem telah diperiksa
“Masih kami periksa saksi-saksi. Baru mulai pemeriksaannya. Baru tiga orang,” ujar dia.
Sedangkan Kapolsek Semarang Tengah, Kompol Indra Romantika menyebut jika Summer Tour JKT48 tidak digelar oleh event organizer. Pihak Mal Tentrem lah yang menggelar konser tersebut.
“EO-nya tidak ada. Kegiatan tersebut penyelenggara langsung dari Mall Tentrem sendiri. Tidak ada EO. Panitia penyelenggara dari Mall Tentrem,” kata Kapolsek Semarang Tengah Kompol Indra Romantika, Kamis (13/7).
Indra mengungkapkan pihak penyelenggara memang memberitahukan rencana kegiatan tersebut. Pemberitahuan tersebut menyebutkan jumlah pengunjung sekitar 1.000 orang. Karena itu Polsek Semarang Tengah melaksanakan pengamanan, baik di dalam maupun luar gedung Mal Tentrem. Personil pengamanan ada dalam surat perintah.
“Pihak Tentrem menyampaikan, kurang lebih pengunjung 1000 orang. Itu kan gratis dan tanpa tiket. Kalau jumlahnya lebih atau tidak, kita tidak bisa memastikan. Tetapi situasi disana penuh sekali. Mulai dari, pintu masuk, lantai satu, dua, dan jalan raya,” tukas dia.
Diberitakan sebelumnya, kemeriahan Summer Tour JKT48 2023 di Mal Tentrem berujung duka, Selasa (11/7) malam. Korban, Ahmad Arsyad Disky, warga Merbau, Banyumanik, diduga kelelahan dan jatuh pingsan dekat panggung live performance. Saat dibawa ke RS Tlogorejo, Ahmad sudah mengembuskan nafas terakhirnya. (Ags/Ts)















