Dico Ganinduto ditugasi Golkar bangun komunikasi politik di Jateng dan D.I.Y.

oleh

Semarang – Dico Ganinduto menerima penugasan dari Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, agar segera membangun komunikasi politik di Provinsi Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta.

Dico saat ini menjabat Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Bidang Pemenangan Pemilu Jawa II, yang meliputi provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Mengenai penunjukannya, Dico menjelaskan dengan penugasan ini maka tupoksi utamanya adalah membangun komunikasi dengan partai politik lain dan para tokoh masyarakat yang ada di wilayah Jawa Tengah dan D.I.Y. untuk mempersiapkan Pemilu dan Pilkada 2024.

INFO lain :  CBD Professional kenalkan empat tren warna rambut 2023

“Partai Golkar berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat, pembangunan yang terbaik, kesejahteraan yang terbaik, termasuk melanjutkan pembangunan yang memang baik untuk masyarakat,” katanya.

Terkait hasil survei politik yang sempat menjadi pembicaraan saat dirinya dipasangkan dengan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dalam bursa Pemilihan Gubernur Jawa Tengah, Dico mengatakan Partai Golkar secara berkala melakukan survei internal yang membantu menentukan langkah-langkah yang akan diambil ke depan.

INFO lain :  Megawati Soekarnoputri Beri Pengarahan Kepada 93 Kepala Daerah Kader PDIP, Ganjar Pranowo Hadir

“Oleh karena itu, Partai Golkar terus membangun komunikasi politik dengan banyak tokoh, termasuk Mas Gibran, sambil melihat berbagai kemungkinan yang akan terjadi, opsi-opsi yang akan diambil untuk pemenangan Partai Golkar di Jawa Tengah. Politik itu sangat cair, jadi banyak hal yang masih mungkin terjadi dan kami di Partai Golkar akan mengikuti prosesnya,” ujar Dico.

INFO lain :  Kurang Perencanaan Penyebab Molornya Relokasi PKL BKT

Dico Ganinduto, yang saat ini masih menjabat Bupati Kendal, berkomitmen untuk tetap fokus menyelesaikan program-program pembangunan di Kendal, serta memastikan pencapaian visi dan misi Kabupaten Kendal.

Namun demikian, sejalan dengan intensitas dan dinamika politik yang semakin mendekati Pemilu dan Pilkada 2024, tentunya komunikasi dengan para tokoh masyarakat termasuk para ulama juga menjadi fokus untuk memastikan iklim politik yang kondusif.

Sumber Antara