Tradisi, Bangunkan Warga Makan Sahur Selama Ramadhan di Pemalang

oleh

Pemalang – Tradisi unik dilakukan sebagai masyarakat pada bulan Ramadhan dengan membangunkan warga makan sahur dengan menggunakan bunyi-bunyian. Mulai kentongan, pengeras suara atau alat lainnya. Sebagaimana dilakukan para remaja di Desa Tegalmlati Kecamatan Petarukan Kabupaten Pemalang saat bulan Ramadhan.

Tradisi ini dilakukan setiap malam dini hari selama bulan puasa, oleh sekelompok remaja setempat dengan menggunakan alat musik tradisional berupa kentongan. Mereka juga membawa alat bekas seperti ember bekas, ember bekas cat, bekas botol minyak untuk sebagai alat bunyi-bunyian.

Para remaja berkeliling kampung seraya memukul kentongan dan alat lainnya dengan irama alunan musik tertentu sambil berteriak kepada warga untuk segera bangun mempersiapkan makan sahur.
”Sahur-sahur,” kata mereka sembari menyusuri setiap gang-gang di kampung.

INFO lain :  Satgas Khusus untuk Natal 2018 dan Tahun Baru 2019

Mereka bernyanyi sebisanya yang diiringi tetabuhan musik seadanya, dengan maksud membangunkan warga. Secara bergantihan mereka melontarkan kata-kata sahur.

INFO lain :  KTP Elektronik Dipalsu, Komplotan Pelaku Dibekuk

Merekapun dengan senang hati dan penuh kegembiraan melakukan tugas membangunkan warga lingkungan RT dan RW di malam hari. Selain bertujuan mulia, itu juga dinilai sebagai salah satu kegiatan positif untuk mengisi kegiatan selama berlangsungnya bulan puasa.

Kepala SPK Polsek Petarukan Polres Pemalang, Aiptu Suwarna yang menemui mereka saat patroli bersama Bhabinkamtibmas Aiptu Setyo Budi dan tiga anggota penjagaan mengimbau. Kegiatan para remaja dalam membangunan warga makan sahur juga sekaligus menjadi kesempatan menjaga lingkungannya tetap aman.

INFO lain :  Lewat Sabuk Mas, Warga Bisa Wadul ke Polres Brebes

“Sewaktu patroli sambang sekitar pukul 02.00 hingga pukul 03.00 WIB, kami mendapati delapan remaja membangunkan warga untuk makan sahur,” kata petugas saat menemui mereka di Pos Kamling Lapangan Sepak Bola Desa Tegalmlati, Kamis (17/5/2018). (edi)