Titik Terang Kasus Pembunuhan Iwan Budi, Polisi Minta Pelaku Menyerah

oleh
Kapolrestabes Semarang Kombes Pol. Irwan Anwar.

Semarang – Kapolrestabes Semarang Kombes Pol.Irwan Anwar mengatakan penanganan kasus saksi perkara dugaan korupsi di Kota Semarang yang ditemukan hangus terbakar beberapa waktu lalu, Iwan Budi Paulus, telah mengerucut pada pelaku tindak pidana pembunuhan itu.

“Sudah mengerucut ke pelaku, oleh karena itu kami minta pelaku untuk menyerahkan diri,” kata Irwan di Semarang, Jateng, Jumat.

Menurut dia, polisi menyelidiki kemungkinan penyebab tewasnya Iwan Budi bukan dilatarbelakangi oleh kasus dugaan tindak pidana korupsi yang sedang ditangani oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Tengah.

INFO lain :  Diduga Sarat Muatan, Tronton Nyemplung ke Sungai

“Kemungkinan ada persoalan lain selain masalah korupsi,” ucapnya menduga.

Hal tersebut, menurut dia, didasarkan atas pemeriksaan para saksi dan alat bukti yang sudah dikumpulkan.

Ia menjelaskan terdapat 24 saksi yang sudah diperiksa dan dikelompokkan berdasarkan kemungkinan penyebab terjadinya pembunuhan.

INFO lain :  Puncak Arus Mudik Kereta Api di Daop Semarang Capai 19.868 Penumpang

Meski demikian, Kapolrestabes Irwan belum bersedia menjelaskan secara detil kemungkinan motif yang melatarbelakangi tewasnya Iwan Budi yang jasadnya ditemukan hangus terbakar di kawasan Marina, Kota Semarang.

Sebelumnya sesosok jasad ditemukan terbakar bersama sebuah sepeda motor di kawasan Pantai Marina, Kota Semarang, Jawa Tengah, pada 8 September 2022

Bersama dengan jasad dan sepeda motor yang merupakan kendaraan dinas milik Iwan Budi tersebut ditemukan pula komputer jinjing, papan nama identitas, serta telepon seluler yang diduga milik Iwan Budi Paulus.

INFO lain :  Bus Solo - Semarang Royal Safari Terbakar di Malam Tahun Baru 2019

Iwan Budi dilaporkan menghilang sehari sebelum diperiksa sebagai saksi di Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jateng terkait dugaan korupsi sertifikasi aset.

Polisi telah memastikan jasad yang terbakar itu merupakan Iwan Budi Paulus berdasarkan hasil tes DNA.

Sumber Antara