Bangga, Ratusan Pengemudi Tempel Stiker BBM Berkualitas di Kendaraan Mereka

oleh

Semarang – Sebagai bentuk apresiasi kepada para konsumen setia pengguna Bahan Bakar Minyak (BBM) berkualitas, Pertamina Patra Niaga menyelenggarakan acara tempel stiker BBM bagi konsumen yang telah mengisi BBM Pertamax Series atau Dex Series di SPBU 41.502.01 Ahmad Yani dan SPBU 44.501.03 Genuk, Kaligawe pada tanggal 4-6 Agustus 2022.

Turut hadir pada hari pertama kegiatan, sejumlah komunitas otomotif yang berada di wilayah Semarang, yaitu Grab Motor, Pajero Owner Club dan juga Indonesia Calya Sigra Family yang bergabung untuk melakukan aksi penempelan stiker tersebut di SPBU 41.502.01 Ahmad Yani pada Kamis (4/8/2022).

Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Regional Jawa Bagian Tengah Brasto Galih Nugroho mengatakan kegiatan tersebut merupakan apresiasi pihak Pertamina kepada konsumen karena sudah mengisi kendaraannya dengan Bahan Bakar Minyak (BBM) berkualitas.

INFO lain :  Disdikbud Endus Ratusan Data Ketidakjujuran dalam Penerimaan Peserta Didik Baru

“Pertamina terus melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat untuk meningkatkan penggunaan bahan bakar sesuai dengan spesifikasi kendaraan serta mengajak para konsumen BBM subsidi untuk merasakan pengalaman menggunakan Pertamax Series atau Dex Series pada kegiatan ini,” terang Brasto.

Selama tiga hari ini, kata Brasto, bagi para pengendara motor dan mobil yang akan mengisi BBM Pertamax Series atau Dex Series akan ditawarkan stiker dan bila telah dipasang maka akan mendapat gratis 1 liter BBM untuk kendaraan roda dua dan 2 liter BBM untuk kendaraan roda empat pada kegiatan tersebut.

INFO lain :  PTM di Semarang Distop Dua Pekan, Bandung Pilih 50 Persen

Pada kesempatan yang sama, Pertamina juga memberikan edukasi kepada konsumen dan komunitas terkait peraturan penggunaan ponsel saat pengisian BBM di SPBU Pertamina.

“Menjawab beberapa pertanyaan masyarakat terkait larangan penggunaan ponsel di SPBU dan transaksi cashless menggunakan ponsel untuk membeli BBM, maka kami juga memberikan edukasi terkait penggantian stiker larangan penggunaan ponsel yang melekat di pulau pompa (lokasi dispenser BBM),” kata Brasto.

INFO lain :  Pengedar Uang Palsu di Semarang Ditangkap saat Belanja di Pasar Ngaliyan

Penggantian stiker larangan penggunaan ponsel, diganti dengan stiker peringatan berwarna kuning bahwa ponsel boleh digunakan namun hanya untuk transaksi dengan sinyal internet pada jarak aman dan stiker berwarna merah untuk larangan penggunaan ponsel untuk panggilan telepon.

“Diharapkan dengan adanya perubahan stiker tersebut dapat menjawab kekhawatiran masyarakat, bahwa yang berbahaya itu adalah menggunakan ponsel untuk panggilan telepon karena ada transmisi besar yang dipancarkan atau diterima oleh ponsel karena sinyal yang dibutuhkan besar sehingga gelombang elektromagnetiknya bisa menjadi pemicu api dari uap BBM di sekitar dispenser,” jelas Brasto.