Pekalongan – Kenakalan remaja semakin kompleks terjadi di masyarakat. Diantaranya merokok, minuman keras dan narkoba serta seks bebas di kalangan remaja dinilai terus meningkat. Kenakalan pelajar saat ini cukup prihatin sekali dan harus menjadi perhatian bersama.
Hal itu disampaikan Kasium Polsek Paninggaran Polres Pekalongan, Aipda Kusdiyanto Winarto saat memberikan penyuluhan kepada para pelajar SDN 02 Werdi dan SMP Satu Atap Werdi dalam tema Gerakan Anti Miras dan narkoba, belum lama ini.
Penyuluhan itu merupakan program Polsek Paninggaran yang digagas oleh Aipda Kusdiyanto selaku pengemban fungsi Humas untuk memberikan penyuluhan tentang miras dan narkoba kepada pelajar mulai tingkat SD/MI, SMP/MTS dan SMA/SMK se-Kecamatan Paninggaran.
Dalam penyuluhannya di hadapan sekitar 170 pelajar, antusias para murid dan guru yang mengikuti kegiatan Go to School Polsek Paninggaran itu tampak terlihat. Dalam tema Gerakan Anti Miras dan Narkoba, acara digelar dengan tujuan memberikan penyuluhan terhadap pelajar tentang bahaya rokok miras dan narkoba.
Diungkapkan, setiap tahun korban tentang bahayanya rokok, miras dan narkoba terus meningkat. Apalagi di kalangan pelajar, kondisi itu cukup memprihatinkan, karena masalah itu telah masuk ke sekolahan dan remaja. sejak dini, pentingnya menjaga generasi muda dari bahaya merokok, miras dan narkoba.
“Para pelajar atau kaum remaja sangat sensitif dengan pergaulan bebas, apalagi lagi tentang miras dan Narkoba serta rokok di kalangan pelajar, kalau ini dibiarkan akan merusak generasi muda untuk masa yang akan datang,” ungkap Kusdiyanto.
Di tempat yang sama Kepala Sekolah SD Negeri 02 Werdi, Wagiyo mengatakan, sangat mengapresiasi dan berterimakasih atas kegiatan penyuluhan Polsek Paninggaran serta sosialisasi tentang bahaya miras narkoba dan rokok terhadap pelajar sekolah.
“Kami berharap dengan penyuluhan tentang bahaya miras, narkoba dan rokok terus dilakukan dan natinya generasi muda terhindar dari bahayanya,” kata Wagiyo. (edi)
















