Semarang – Sebuah truk bermuatan bahan kimia yang mudah meledak terperosok dan terguling di Jalan Perintis Kemerdekaan tepatnya di depan Makodam IV Diponegoro di wilayah Watugong, Banyumanik, Semarang Kamis (19/4/2018) dini hari. Akibatnya, lalu lintas mesti dialihkan.
Petugas dari Satlantas Polrestabes Semarang, Detasemen Gegana Satbrimob Polda Jateng diterjunkan bersama tim gabungan terus berupaya melakukan evakuasi truk pengangkut kimia tersebut. Petugas pemadam kebakaran dan pihak terkait mencoba membuat steril truk itu.
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, truk dengan nomor polisi H 1958 CW diketahui bermuatan tangki yang berisi zat kimia yang mudah meledak ( CS2 / Kategori B3). Mengingat pentingnya penanganan yang tepat, 1 tim Jibom dan 1 tim KBR dari Detasemen Gegana Satbrimob Polda Jateng diterjunkan untuk membantu proses evakuasi truk beserta muatannya.
Mereka diterjunkan untuk mengidentifikasi bahan kimia yang dimuat dan selanjutnya menentukan cara evakuasi yang tepat sehingga tidak menimbulkan bahaya maupun kerugian lain.
“Saat ini (kemarin) kami sedang berusaha untuk mengidentifikasi dan mengetahui jenis bahan kimia apa yang ada dalam tangki truk tersebut. Ini penting, mengingat setiap bahan kimia memilili ciri dan karakteristik tersendiri yang tidak semua bahan kimia sama penanganannya. Apalagi menurut informasi awal, bahwa bahan kimia yang dimuat truk ini adalah bahan kimia mudah meledak. Kami akan laksanakan evakuasi sesuai SOP yang ada agar tidak terjadi hal-hal yang membahayakan masyarakat sekitar,”kata Danden Gegana, AKBP Teguh Triwantoro yang ikut terjun langsung di TKP.
Dalam prosesnya yang juga disaksikan Dansat Brimob dan Wadansat Brimob Polda Jateng di lokasi kejadian, Tim KBR memeriksa truk dan tangki muatan. Sementara tim Jibom siaga apabila sewaktu-waktu dibutuhkan.
Diperoleh data bahwa tangki tidak mengalami kebocoran dan aman untuk dilaksanakan proses evakuasi. 2 buah crane turut membantu untuk mempermudah jalannya evakuasi. Dan akhirnya pada pukul 13.45 WIB truk beserta tangki muatan dapat dievakuasi dengan aman.
Pada pukul 15.00 WIB tangki truk dievakuasi ke PT. Sritex dan badan truk dibawa ke unit laka lantas Polrestabes Semarang.
Selama proses evakuasi bahan kimia beserta badan truk, arus lalu lintas di Jalan Perintis Kemerdekaan dialihkan. Hal itu agar menjaga dari hal yang tidak diinginkan. Pengendara roda empat diminta sebaiknya melintas melalui tol.
Hingga Kamis (19/4) sekitar pukul 16.00 WIB, ruas Ungaran-Semarang masih macet. Seorang saksi mata, Ardi yang menumpang motor menyampaikan kepada kumparan via telepon, bahkan motor juga tak bisa melintas. (edi)















