Pengunjung Candi Borobudur Turun Dastis Aibat COVID-19 di Tahun 2020

oleh

Ilustrasi – Candi Borobudur, Magelang, Jateng.

Magelang – Jumlah pengunjung Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, pada 2020 turun drastis dibanding 2019 akibat pandemi COVID-19.

General Manager Taman Wisata Candi Borobudur I Gusti Putu Ngurah Sedana di Magelang, Jumat (1/1/2021), mengatakan jumlah pengunjung pada 2019 mencapai 4,39 juta orang, sementara pada 2020 hanya dikunjungi 996 ribu orang.

INFO lain :  Pelantikan 199 Kades Terpilih di Kendal Digelar Online. Bupati Minta Tak Malu

Ia menyampaikan dari 996 ribu pengunjung tersebut, sebanyak 31 ribu di antaranya merupakan wisatawan mancanegara, sedangkan sisanya wisatawan Nusantara.

“Selama pandemi COVID-19 ini memang penurunan pengunjung sangat terasa dibandingkan tahun sebelumnya,” katanya.

Putu menuturkan akibat pandemi, Taman Wisata Candi Borobudur sempat ditutup sekitar empat bulan.

INFO lain :  Pungli Sertifikat Tanah di Magelang, Kades, Sekdes dan Kasie jadi Tersangka

Pada awal dibuka kembali 25 Juni 2020 secara perlahan ada kenaikan kuota yang diberikan dan sampai sekarang kuota yang diberikan sebanyak 4.000 pengunjung per hari.

Ia berharap pada 2021 ini ada kenaikan jumlah pengunjung Candi Borobudur seiring dengan nantinya masyarakat diberikan vaksin COVID-19.

“Mudah-mudahan setelah vaksin diberikan ke seluruh masyarakat Indonesia, kemungkinan di awal-awal belum kelihatan, mungkin pertengahan 2021, insya Allah pengunjung bisa normal kembali,” katanya.

INFO lain :  Hari Tanpa Tembakau Momentum Gencarkan Sosialisasi Bahaya Rokok

Ia menyampaikan pada 2021 Kementerian PUPR akan melebarkan jalan utama dari pintu utama menuju halaman Candi Borobudur.

Selain itu, katanya akan dilakukan pembenahan gerbang utama serta akan ada atraksi-atraksi menarik yang telah disiapkan.

Sumber : Antara