Jawa Tengah Inflasi Sebesar 0,81 %

oleh
oleh

SEMARANG – Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah mencatat, pada bulan November 2020, provinsi ini terjadi inflasi sebesar 0,18 % dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 105,03. Inflasi terjadi di semua (enam) kota IHK di Jawa Tengah.

Inflasi tertinggi terjadi di kota Cilacap dan Kota Purwokerto masing-masing sebesar 0,39 % dengan IHK masing-masing sebesar 103,89 dan 104,52 diikuti kota Tegal sebesar 0,28 % dengan IHK sebesar 105,67.

Adapun kota Kudus sebesar 0,24 % dengan IHK sebesar 104,22; kota Surakarta sebesar 0,17 dengan IHK sebesar 104,28; dan inflasi terendah di kota Semarang sebesar 0,13 % dengan IHK 105,39.

INFO lain :  Perbaiki Kanopi, Pria di Pati Kesetrum Listrik

Kepala BPS Provinsi Jawa Tengah, Sentot Bangun Widoyono menerangkan, inflasi terjadi karena adanya kenaikan indeks beberapa kelompok pengeluaran yaitu kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 1,06 %.

Adapula kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,34 %, kelompok rekreasi, olahraga, dan
budaya sebesar 0,12 %.

“Selain itu, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,09 %, kelompok kesehatan sebesar 0,08 %, dan kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,02 %,” katanya, Selasa (1/12).

INFO lain :  Alasan 1.062 Polsek di Indonesia Tak Bisa Sidik Kasus Lagi

Beberapa kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks antara lain kelompok transportasi sebesar 0,57 %, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,43 %, kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar lainnya sebesar 0,03 %, dan kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,02 %. Sedangkan kelompok pendidikan tidak mengalami perubahan indeks (relatif stabil).

INFO lain :  Seorang Anak Ditemukan Meninggal di Waduk Pidekso Wonogiri

Penyebab utama inflasi di Jawa Tengah November 2020 adalah kenaikan
harga telur ayam ras, daging ayam ras, cabai merah, bawang merah, dan
jeruk. Penahan utama inflasi di Jawa Tengah adalah turunnya harga angkutan udara, emas perhiasan, tarif listrik, pepaya, dan apel.

Tingkat inflasi tahun kalender November 2020 sebesar 1,10 % dan
tingkat inflasi tahun ke tahun (November 2020 terhadap November 2019) sebesar 1,59 %. (mar)