3 Penerbangan di Adi Soemarmo Kena Imbas Erupsi Merapi

oleh
oleh

BOYOLALI – Bandara Adi Soemarmo ditutup sementara akibat erupsi gunung Merapi Selasa (3/3) pagi.

“Benar kami lakukan penutupan bandara untuk sementara waktu,” ucap Humas Angkasa Pura I Bandara Adi Soemarmo Danar Dewi.

Penutupan bandara didasarkan pada tes landasan yang dinyatakan positif terdapat abu vulkanik. Sehingga AP I Bandara Adi Soemarmo memutuskan untuk penutupan bandara selama satu jam. “Ada tiga penerbangan terdampak” katanya.

INFO lain :  Berenang di Sungai Serayu, Bocah 10 Tahun Tenggelam

Pesawat milik Lion Air yang semestinya berangkat ke Jakarta pukul 09.45 WIB harus menunda keberangkatannya. Selain itu, pesawat milik Garuda Indonesia nomor penerbangan GA222 dari Cengkareng menuju Solo memilih membatalkan penerbangannya. Demikian pula dengan AirAsia nomor penerbangan QZ8454 dari Denpasar juga batal terbang.

Penutupan bandara dilakukan melalui beberapa parameter, salah satunya hasil paper test yang telah dilakukan. Kejadian itu membuat pengelola bandara memilih untuk menutup bandara sementara waktu, demi keselamatan penerbangan.

INFO lain :  Baru 2 Hari Dibeli, Pikap Hilang Dicuri di Purbalingga

Diberitakan sebelumnya, Gunung Merapi kembali erupsi dan mengeluarkan awan panas. Letusan gunung kali ini terjadi pada Selasa (3/3) sekitar 05.22 WIB. Berdasarkan laporan dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi Yogyakarta, letusan terjadi selama 450 detik.

INFO lain :  Propam Polres Sukoharjo Tes Urine 31 Anggotanya

Akibat erupsi, muncul kolom abu setinggi 6.000 meter dari kawah gunung. Muncul pula awan panas ke arah hulu Kali Gendol dengan jarak maksimal 2 kilometer.

BPPTKG Yogyakarta masih menetapkan status Gunung Merapi pada level II atau Waspada. Status itu belum berubah sejak Mei 2018.(mht)