Pemerintah Gelar OP Beras di Surakarta

oleh

Ilustrasi

Solo (Infoplus) – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Surakarta menyatakan sebanyak 14.146 kg beras terjual pada operasi pasar (OP) yang dilaksanakan pada tanggal 29-30 Januari 2018.

“Dari evaluasi kami cukup baik, total ini merupakan penjualan beras premium dari Pedaringan dan Bulog serta kualitas medium dari Bulog,” kata Sekretaris TPID Kota Surakarta Triyana di Solo, Selasa (6/2/2018).

Untuk komoditas lain, dikatakannya, realisasi penjualan minyak goreng sebanyak 1.920 kg, gula pasir sebanyak 919 kg, tepung terigu 275 kg, daging beku 10 kg, daging ayam 300 kg, cabai merah 100 kg, cabai merah keriting 200 kg, dan elpiji ukuran tabung 3 kg sebanyak 742 tabung.

INFO lain :  Kasat Reskrim Polres Boyolali AKP Eko Marudin Dicopot atas Kasus Dugaan Pelecehan

Ia mengatakan kegiatan operasi pasar yang dilaksanakan di tiga pasar yaitu Pasar Legi, Pasar Gede, dan Pasar Nusukan tersebut cukup ampuh mengendalikan tingkat inflasi bulan Januari 2018 di Kota Solo, yaitu 0,55 persen.

INFO lain :  ​Kades Petahana Maju Pilkades Serentak Boyolali

“Selama ini inflasi di Solo yang dikhawatirkan akan tinggi ternyata bisa terkendali dengan baik,” katanya.

Ke depan, pihaknya berharap agar seluruh instansi pemerintah lebih proaktif jika melihat sesuatu yang tidak baik kaitannya dengan harga sehingga bisa segera diambil tindakan.

“Bagaimanapun juga peran ini tidak lepas dari instansi terkait, di antaranya Perum Bulog, Dinas Pertanian, dan Dinas Perdagangan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Surakarta Subagiyo berupaya memastikan bahwa beras kualitas medium yang digelontorkan melalui operasi pasar tersebut layak untuk dikonsumsi sehingga bisa dijual kepada masyarakat.

INFO lain :  PKM Diperpanjang Tanpa Batas Waktu

“Selama ini ada yang bilang apek, tidak layak, dan tidak enak, hari ini saya mengajak perwakilan instansi terkait untuk mencicipi beras medium. Ternyata banyak yang suka beras medium, ini membuktikan bahwa beras yang disediakan oleh pemerintah enak dan layak dikonsumsi,” katanya.edi