Akun-akun Medsos Penyebar Hoax Dipantau Polisi

oleh

Purwokerto – Kapolda Jateng, Irjen Pol Condro Kirono mengungkapkan, pihaknya terus memantau akun-akun media sosial ditengarai menyebarkan ujaran kebencian maupun hoax. Dikatakannya, banyak akun yang diduga sengaja menyebarkan hoax di tengah proses pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2019 .

“Hoax dapat membuat gaduh di tengah masyarakat,” ungkap Kapolda Jateng didampingi Pangdam IV Diponegoro Mayjen Wuryanto usai memimpin apel 3 pilar di Alun-alun Kota Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Selasa (2/10).

Diakui Kapolda, ujaran-ujaran kebencian harus diwaspadai bersama, jangan sampai ujaran kebencian bisa jadi tindak pidana. Makanya cyber crime kita, Satgas Gakkum sudah memantau hal-hal yang bersifat provokatif.

INFO lain :  Digagas Aturan Mengikat, Agar Pengembang Perumahan Harus Sediakan Lahan Pemakaman

Dia mengatakan saat Pemilu 2019 masa kampanye cukup panjang, sehingga yang akan ramai adalah di media sosial, bukan di ruang-ruang publik. Maka dari itu, masyarakat seharusnya bersikap arif dan bijaksana didalam bermedia sosial dan tidak boleh melakukan ujaran dan hujatan kebencian apalagi menyebarkan berita-berita hoax.

Kapolda menambahkan acara apel tiga pilar pihaknya mengandeng Kepala Desa atau Lurah, Bhabinsa dan Babinkabtibmas agar dapat mengelola desa dan kelurahan dari unsur-unsur yang akan mengganggu, terutama pada masa periode kampanye nanti.

INFO lain :  Polresta Banyumas Ungkap Kasus Jual Beli Landak Jawa

“Jadi kita minta mereka untuk bergandengan tangan dengan tokoh ulama, masyarakat untuk mendinginkan suasana di desa dan kelurahnnya,” katanya.

Dikatakannya, Jawa Tengah masuk dalam kategori sedang di indeks kerawanan pemilu secara nasional. Meskipun demikian, langkah-langkah pencegahan harus tetap dikedepankan agar tidak muncul konflik, karena setiap wilayah mempunyai tingkat kerawanan yang berbeda-beda.

INFO lain :  Penyebar Hoax Terancam 6 Tahun Bui

Sementara Pangdam IV Diponegoro Mayjen Wuryanto mengatakan jika kegitatan ini merupakan bagian dari mendukung susksesnya Pemilu 2019. Karena 3 pilar utama ini telah mampu melaksanakan tugas dengan baik saat pelaksanaan Pilkada lalu. Sehingga wilayah Jawa Tengah menjadi wilayah paling kondusif dan sukses saat pelaksanaan Pilkada.

“Kami juga ingin menyampaikan terima kasih pada 3 pilar utama tadi yang telah mampu melaksanakan tugas dengan baik,” katanya.edit