Penipuan Bermodus Pakai Telepon Terjadi di Tegal

oleh

Tegal – Kasus dugaan penipuan bermodus telepon gelap dengan mengaku anggota keluarganya menjadi korban kecelakaan terjadi sudah lama. Namun modus itu diketahui masih banyak dilakukan di sejumlah daerah di Jawa Tengah.

Sebagaimana terjadi di Kota Tegal, seorang penipu menelpon korban dan mengabari, anaknya mengalami kecelakaan. Terkesan memaksa, pelaku meminta segera dikirimi uang untuk pembelian peralatan medis yang dibutuhkan.

Korban yang panik, percaya begitu saja. Kepada pelaku, ia segera mengirimkan uang ke rekening pelaku. Aksi penipuan itu baru disadari korban, setelah ia yang mengecek keberadaan anaknya ternyata dalam kondisi baik saja.

INFO lain :  Ribuan Rumah Warga Kota Tegal Tak Punya Jamban dan Septitank

Sadar telah tertipu, korban melaporkan kejadian itu ke polisi. Polisi masih menyelidiki kasus itu.

“Betul ada laporan kasusnya. Satu orang yang sudah transfer kemudian melapor ke kita,” ungkap Kapolsek Sumurpanggang, Kompol Agus Endro Wibowo membenarkan adanya kejadian itu, Rabu (3/10).

INFO lain :  Ratusan Rumah di Tegal Terendam Banjir 

Sementara informasi yang dihimpun menyebutkan, korban bernama Darto (42), warga Kelurahan Cabawan, Kota Tegal. Kepada petugas, ia bercerita, kejadian bermula saat dirinya ditelepon orang mengaku dari pihak sekolah tempat anaknya belajar sekolah, Selasa (2/10) kemarin.

Penelpon menyampaikan, jika anaknya jatuh dan terluka sehingga dilarikan ke rumah sakit. Kepada korban, pelaku memintanya segera menebus obat agar anak saya segera ditangani.

INFO lain :  Bensin Tumpah Kena Obat Nyamuk Bakar, Rumah Ludes

Pelaku, meminta korban segera mentransfer uang Rp 19.925.000. Terbawa panik, Darto kemudian langsung mentransfer uang yang diminta pelaku.

Setelah itu, dirinya berinisiatif mengecek ke sekolah, namun ternyata putrinya dalam kondisi baik. Sadar menjadi korban penipuan, Darto pun hanya bisa pasrah.edit