Cerbung GM Riyadi Senandung Stasiun Cinta (Bag 2): SENANDUNG SURAT CINTA

oleh

Beberapa bulan kemudian, sebuah perusahaan rekaman lokal mendengar tentang komunitas mereka. Mereka ingin merekam album bertajuk Senandung Stasiun Cinta dan mengadakan konser besar di taman dekat stasiun. Pada malam konser, ribuan orang datang, termasuk keluarga dari berbagai anggota komunitas yang telah berbagi cerita mereka.

INFO lain :  Kenali Tentang Self Harm Serta Cara Mengatasinya

Di tengah konser, Rafiq berdiri di atas panggung dan mengambil mikrofon. “Ketika aku dulu harus pergi, aku berpikir cinta hanya bisa hidup dalam jarak dan ingatan. Tapi Maya telah membukakan mataku bahwa cinta bisa tumbuh dan menyebar, seperti musik yang bergema di stasiun ini. Setiap lagu yang kita nyanyikan adalah bukti bahwa cinta tidak pernah benar-benar berakhir—hanya saja terkadang ia menemukan cara baru untuk hidup.”

Maka dari itu, stasiun Gambir tidak hanya dikenal sebagai tempat perhentian kereta api, tetapi juga sebagai tempat di mana cinta diwujudkan melalui senandung yang menyentuh hati. Bahkan hingga sekarang, setiap sore, jika cuaca tidak menghalangi, masih terdengar suara musik yang merdu dari sudut stasiun itu—menyambut setiap penumpang dengan pelukan hangat dari senandung cinta yang tak pernah pudar. (???)