Para pemenang di setiap kelas memperebutkan Piala Kapolda Jawa Tengah (Kapolda Cup), medali, piagam penghargaan, serta uang pembinaan yang diharapkan dapat memicu semangat mereka untuk terus berprestasi. Selain itu, sebagai bentuk apresiasi, seluruh peserta yang bertanding juga mendapatkan hadiah hiburan dari penyelenggara.
“Kepada seluruh peserta saya ucapkan selamat bertanding, junjung tinggi sportifitas, hormati wasit dan lawan serta buktikan bahwa kalian adalah petarung yang tidak hanya kuat di ring, tapi juga mulia di luar ring,” tandas Kapolda.
Antusiasme masyarakat terlihat jelas dengan kehadiran penonton yang memadati GOR Wujil. Masyarakat dapat menyaksikan seluruh pertandingan secara gratis, menjadikan event ini sebagai tontonan edukatif dan menghibur bagi seluruh lapisan masyarakat.
Menanggapi hal ini, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan event yang menyatukan semangat olahraga dan pembinaan karakter. Dirinya berharap kegiatan semacam ini dapat terus digalakkan untuk menciptakan lingkungan yang lebih positif dan kondusif bagi generasi muda Jawa Tengah.
“Melalui ajang seperti ini, kita ingin memberi ruang bagi anak muda untuk menyalurkan energi dan potensinya secara sehat, sekaligus menjauhkan mereka dari perilaku negatif seperti perkelahian jalanan atau kekerasan antar kelompok,” ujarnya.
Dirinya turut menghimbau masyarakat, khususnya kaum muda, untuk terus aktif mengikuti kegiatan-kegiatan positif yang membangun karakter, memperkuat mental, dan menjalin solidaritas sosial.
“Mari kita jadikan olahraga sebagai gaya hidup dan sarana membentuk kepribadian tangguh. Jangan beri ruang pada kekerasan, mari ciptakan Jawa Tengah yang aman, damai, dan penuh prestasi,” pungkasnya. (nh/Ts)














