Mbak Ita Pamit Undur Diri ke ASN dan Warga Semarang: Matur Nuwun dan Mohon Maaf

oleh
wali kota Semarang mbak ita pamit undur diri
Wali Kota Semarang Mbak Ita pamit undur diri sebagai kepala daerah di hadapan ASN di lingkungan Pemkot Semarang

SemarangINFOPlus. Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu atau Mbak Ita pamit undur diri sebagai kepala daerah di hadapan ASN di lingkungan Pemkot Semarang, Selasa (182) pagi.

Pada kegiatan apel yang digelar di halaman Balai Kota Semarang ini, jelang berakhirnya masa jabatan, Mbak Ita sekaligus menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh warga Kota Semarang atas dukungan dan partisipasi yang diberikan di dalam ikut membangun Kota Semarang.

“Saya mengucapkan terima kasih tidak hanya kepada teman-teman di Pemerintah Kota Semarang, tetapi juga kepada seluruh stakeholder yang telah bersama-sama membangun kota ini,” ujarnya.

Mbak Ita juga mengakui bahwa masih ada pekerjaan rumah yang belum terselesaikan, namun dirinya yakin bahwa kepemimpinan selanjutnya akan mampu melanjutkan program-program yang telah berjalan.

INFO lain :  Pemkot Semarang Prioritaskan Guru Non-ASN Jadi PPPK

“Apa yang sudah dikerjakan selama ini, saya yakin Ibu Agustin selaku wali kota terpilih akan mampu meneruskan, baik program dari pemerintah pusat, provinsi, maupun kota. Saya yakin beliau akan membawa inovasi dan visi-misi baru untuk Semarang periode 2025-2030,” tambahnya.

Sebagai seorang pemimpin, Mbak Ita menyadari bahwa gaya kepemimpinannya mungkin berbeda dengan pemimpin sebelumnya dan yang akan datang. Oleh karena itu, ia menyampaikan permohonan maaf apabila ada hal yang kurang berkenan selama kepemimpinannya.

INFO lain :  Pemkot Semarang Serahkan Santunan Kematian bagi Warga Miskin dan BLT DBHCHT Buruh Rokok

“Kami juga mohon maaf apabila ada salah, baik yang disengaja maupun tidak. Saya menyadari bahwa setiap pemimpin memiliki gaya berbeda, mungkin ada hal yang kurang berkenan bagi Bapak Ibu sekalian. Namun, saya berharap silaturahmi tetap terjalin karena kita hidup berdampingan,” tutur Mbak Ita.

Meskipun akan segera mengakhiri masa jabatannya pada 19 Februari 2025, Mbak Ita menegaskan bahwa dirinya tetap akan berkarya dan berkontribusi untuk Kota Semarang di berbagai bidang.

“Walaupun saya sudah tidak menjadi wali kota, saya tetap mencintai kota ini. Masih banyak cara untuk berkarya, tidak harus melalui pemerintahan. Saya akan lebih fokus di bidang ketahanan pangan, pertanian, stunting, kesehatan, dan hal-hal lain yang bisa saya sumbangkan untuk masyarakat,” tegasnya.

INFO lain :  Perumahan Bumi Balakosa & Fakultas Psikologi Ubhara Jaya Gelar Workshop "Membidik Sisi Psikologis Marketing Property"

Acara yang dihadiri oleh seluruh pegawai Pemkot Semarang, camat, lurah, sekcam se-Kota Semarang, serta para Direktur BUMD ini berlangsung dalam suasana penuh haru dan keakraban. Banyak peserta yang memberikan apresiasi atas dedikasi Mbak Ita selama ini, sekaligus mendoakan agar beliau sehat dan terus menginspirasi.

Sebagai penutup, Mbak Ita kembali menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya kepada seluruh warga Kota Semarang yang telah mendukungnya selama menjabat sebagai wakil wali kota hingga wali kota.