“Saya ingatkan yang hadir di sini mewakili masyarakat Jawa Tengah, kita ingin membuktikan bahwa kita bisa. Doakan nanti kami bisa melayani 37 juta masyarakat Jawa Tengah. Kerukunan harus kita ciptakan kita butuh kedamaian. Kita ini sedang tidak perang, kita sedang demokrasi, karena untuk kesenangan dan kebahagiaan untuk Jawa Tengah,” bebernya.
Sementara, Bibit Waluyo menekankan pentingnya menjaga semangat damai dalam Pilkada Jateng 2024. Meskipun Ahmad Luthfi dan Andika Perkasa sama-sama berlatar belakang jenderal, setelah maju sebagai calon gubernur, keduanya adalah warga biasa yang sama-sama bertujuan melayani masyarakat Jawa Tengah.
“Dalam demokrasi, persaingan itu wajar, tapi harus tetap damai dan penuh rasa hormat,” tegas Bibit seraya menyerukan agar Pilkada serentak 2024 menjadi ajang persatuan, bukan perpecahan. []
















