Ungaran – INFOPlus. Polres Semarang menekankan ke seluruh jajaran untuk mengedepankan tindakan berbasis hak asasi manusia atau HAM saat menyikapi peningkatan eskalasi gangguan Pilkada di wilayah hukumnya.
Pesan ini disampaikan Kapolres AKBP Ike Yulianto usai kegiatan Simulasi Sispamkota Pilkada serentak 2024 di kompleks GOR Pandanaran Wujil, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Jumat (23/8).
Tampak hadir dalam kegiatan Wakil Bupati Semarang H Basari, Dandim 0714/Salatiga Letkol Inf Guvta Alugoro Koedoes, Kajari Kabupaten Semarang Ismail Fahmi, Sekretaris PN Kabupaten Semarang Banar Priyantoro.
Juga hadir perwakilan DPRD Kabupaten Semarang, Ketua KPU Kabupaten Semarang Bambang Setiyono, Ketua Bawaslu Kabupaten Semarang Agus Riyanto, serta perwakilan partai politik se-Kabupaten Semarang.
Kapolres Ike menjelaskan pihaknya tetap mengedepankan standar operasional prosedur penanganan dalam bertindak bagi jajaran Polres Semarang.
Terkait jumlah personel, Polres Semarang akan mengerahkan 575 anggotanya dalam pengamanan tahapan Pilkada serentak 2024. Polisi siap amankan pesta demokrasi lima tahunan ini, dikemas dalam Operasi Mantap Praja 2024.
“Polres Semarang menerjunkan 575 personel, dengan dibantu 230 personel TNI, serta Linmas 3.900 personel, terhitung dari tanggal 27 Agustus 2024 hingga 16 Desember 2024,” terang dia.
Perihal kegiatan simulasi, seluruh kegiatan diawali dengan apel gelar pasukan Operasi Mantap Praja 2024 dengan dipimpin langsung Kapolres Semarang AKBP Ike Yulianto.
Dalam simulasi ini, Polres Semarang memperagakan pengamanan dan antisipasi apabila terjadi peningkatan kontijensi yang bisa mengarah pada gangguan pelaksanaan tahapan Pilkada.
Digambarkan sekelompok masyarakat Kabupaten Semarang yang merasa tidak puas akan keputusan KPU dan terjadi tindakan anarkhs sehingga Polres Semarang melakukan tahapan-tahapan langkah pengamanan kejadian tersebut.
Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Basari menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi atas kesiapan Polres Semarang dalam pengamanan Pilkada 2024.
“Atas nama Pemerintahan Kabupaten Semarang kami ucapkan terima kasih kepada Pak Kapolres dan jajaran yang telah menunjukkan kesiapsiagaan dalam pengamanan Pilkada, serta kami berharap semoga kejadian dalam simulasi ini hanya terjadi di sini, tidak terjadi di wilayah Kabupaten Semarang,” beber dia. []















