Semarang – INFOPlus. PT KAI Daop 4 Semarang memberangkatkan 3.100.709 penumpang KA selama semester I tahun 2024. Momen hari raya Idul Fitri menjadi puncak kepadatan penumpang di periode tersebut.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Franoto Wibowo menyampaikan, secara total selama semester I tahun ini, pihaknya melayani 6.258.373 penumpang, Rincinya, untuk keberangkatan 3.100.709 penumpang dan kedatangan sebanyak 3.157.664 penumpang.
“Jumlah itu naik sebanyak 23 persen dibanding semester I tahun 2023 yang sebanyak 5.093.688 penumpang,” tutur dia, Selasa (16/7).
Masih selama periode semester I 2024, Franoto menyebut pada bulan Januari mengangkut sebanyak 460.999 penumpang, Februari 476.365 penumpang, Maret 417.981 penumpang, April 659.252 penumpang, Mei 527.760 penumpang dan bulan Juni sebanyak 558.352 penumpang.
“Puncak kepadatan penumpang terjadi di bulan April 2024 karena adanya momen libur Idul Fitri. Pada bulan April tersebut juga terdapat kenaikan 34 persen jika dibandingkan pada bulan April 2023 sebanyak 490.218 penumpang,” jelas Franoto.
Sedangkan untuk stasiun dengan keberangkatan penumpang tertinggi di wilayah Daop 4 Semarang selama enam bulan terakhir adalah Stasiun Semarang Tawang dengan 863.939 penumpang, Stasiun Semarang Poncol 813.627 penumpang, Stasiun Tegal 464.372 penumpang, Stasiun Pekalongan 323.390 penumpang, Stasiun Pemalang 149.576 penumpang, Stasiun Cepu 139.736 penumpang dan Stasiun Ngrombo sebanyak 134.722 penumpang.
“Terima kasih kepada masyarakat dan para pelanggan kereta api atas kepercayaannya menggunakan layanan transportasi kereta api. KAI akan menjaga kepercayaan tersebut dengan terus meningkatkan pelayanan menjadi lebih baik lagi,” sambung dia.
Ditambahkan, peningkatan layanan yang telah KAI Daop 4 Semarang lakukan di antaranya pengoperasian face recognition gate di Stasiun Semarang Tawang, pengoperasian kereta ekonomi new generation pada KA Banyubiru dan Blambangan Ekspres, pemberhentian KA Banyubiru di Stasiun Telawa Boyolali untuk naik turun penumpang, serta penataan beberapa stasiun.
Selain itu, untuk mendukung keamanan dan kenyamanan seluruh pelanggan, KAI juga telah memasang CCTV di seluruh rangkaian KA dan beberapa titik obyek vital yang berada pada stasiun. KAI juga memiliki layanan penanganan penemuan atau kehilangan barang yang dinamakan Pelayanan Lost and Found.
‘’Bagi para pengguna jasa KA yang merasa kehilangan barang, baik saat di dalam kereta api maupun di sekitar lingkungan stasiun, dapat melaporkan barang yang hilang tersebut kepada kondektur yang sedang berdinas di dalam KA, ataupun petugas pengamanan Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) yang sedang berdinas di stasiun, serta dapat melalui contact center KAI 121,” bebernya.
















