Kota Semarang Alami Deflasi, Mbak Ita Minta Semua Pihak Tetap Waspada

oleh
deflasi kota semarang
Mbak Ita pimpin Rakor Inflasi Mei 2024 dan Mitigasi Pengendalian Inflasi Juni 2024. Kota Semarang saat ini alami deflasi. (Foto: Dok)

“Lurah Pasar ini sangat berperan dalam pengendalian inflasi di pasar. Sehingga saya juga nanti memberikan apresiasi kepada Lurah Pasar untuk melihat contoh pasar tradisional tapi konsepnya modern seperti di Bandung. Juga rantai distribusi yang menjadi pemicu inflasi turun. Kenapa di Bandung inflasi rendah, termasuk Jakarta, karena Jakarta punya food station yang dikelola oleh Pasar Jaya,” beber dia.

INFO lain :  Mengenal Lebih Dekat Kampus PSDKU Undip di Rembang

“Kemudian di Bandung suplai bahan pokok di sekitarnya, karena memang ada perkebunan. Nah ini kita harus support dan saya minta kepada BPKAD untuk menginventarisir kalau bisa nanti dapat insentif untuk penanam cabai dan bawang. Sehingga ketersediaan stok bahan pokok bisa terjamin di Kota Semarang,” imbuhnya.

Sementara itu, Pemkot Semarang dalam upaya pengendalian inflasi terus menggenjot Gerakan Pasar Murah. Lewat Pasar Pangan Rakyat Murah dan Aman (Pak Rahman) rencananya akan digelar sebanyak 23 kali di bulan Juni 2024.

INFO lain :  Sampah dan Pompa Air Masih Jadi Kendala Penanganan Banjir di Kota Semarang
INFO lain :  Kecelakaan KA di Bandung Tak Berimbas di Operasional KA Daop 4 Semarang

Selain itu juga dilakukan optimalisasi kios TPID. Koordinasi dengan Dinas Pertanian Kota Semarang terkait Gerakan menanam tanaman lokal penggati beras juga terus digencarkan. []