Hasil kinerja dalam dua tahun terakhir, menurutnya sudah menunjukkan capaian kepemimpinan Mbak Ita sebagai wali kota. Dasar itulah yang membuat dirinya mendesak Mbak Ita melanjutkan kembali memimpin Kota Semarang.
“Apalagi sekarang ini programnya bagus, kalau misalnya ganti pemimpin pasti juga ganti kebijakan. Kami maunya yang sudah bagus dilanjutkan dan ditingkatkan oleh Bu Ita,” tegas dia.
Sedangkan dari kalangan petani, Rodhi, salah satu petani durian di Gunungpati menyebut dukungan pihaknya tak lepas dari peran Mbak Ita yang telah memajukan pertanian durian hingga pasar nasional.
“Sangat istimewa, andaikan beliau itu nyalon lagi, saya pun akan menjadi tim untuk memilih dia lagi karena tanggapan dia orangnya ramah, tidak terlalu sombong, baik, tetapi tegas dan bijaksana dengan penduduk Semarang,” ujarnya.
Sementara di Gayamsari, dukungan masyarakat ke Mbak Ita untuk maju lagi di Pilkada 2024 dilakukan dalam bentuk deklarasi. Deklarasi diinisiasi oleh Forum Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Kecamatan Gayamsari di Jalan Medoho Seruni, Kelurahan Sambirejo, Kamis (9/5) malam.
“Kami warga se-Kecamatan Gayamsari pada malam hari ini 9 Mei 2024 memberanikan diri menjadi tim sukses dari Bu Ita,” kata Ketua LPMK Sambirejo, Atmaji.
Menurut dia, Kota Semarang selama kepemimpinan Mbak Ita telah tertata dengan baik. Termasuk banyak menerima penghargaan dari pemerintah pusat atas prestasinya. Apalagi, banyak pihak yang juga menginginkan Mbak Ita untuk memimpin kembali Kota Semarang lima tahun ke depan.
Atmaji optimistis Mbak Ita akan mendapat rekomendasi dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri untuk memimpin Kota Semarang kembali.
“Saya yakin incumbent pasti mendapatkan rekomendasi,” tukas dia. []
















