Penanganan Banjir Kota Semarang di Mata Ahli Hidrologi USM

oleh
Ahli hidrologi Universitas Semarang, Edy Susilo merespons positif upaya penanganan banjir Pemkot Semarang di musim hujan saat ini. (Foto: Dok)

Normalisasi tersebut akan membuat aliran air menuju Rumah Pompa Tenggang lancar. Sebab, Jembatan Nogososro di Tlogosari yang awalnya rendah menjadi penghambat telah dinaikkan.

Penanganan di bagian Timur ini sedang dikebut pengerjaannya. Pasalnya, pada tahun sebelumnya wilayah yang menjadi aliran menuju Rumah Pompa Tenggang dan Sringin tersebut acap kali dilanda banjir.

Kini, pihaknya juga terus melakukan analisa di sejumlah ruas jalan Kota Semarang yang sering tergenang air. Beberapa saluran yang tak mampu menampung debit air masuk daftar normalisasi.

INFO lain :  BPS Jateng : Inflasi 0,46 Persen pada Desember 2020

“Kami masih melakukan pemantauan di sejumlah ruas jalan. Setiap kali hujan kami turun menganalisa apa-apa yang menjadi penyebab. Beberapa jalan ada yang masih tergenang, seperti Jalan Tanjung nanti salurannya akan kami normalisasi,” paparnya.

INFO lain :  Pabrik Susu Kambing Etawa di Tegal Digerebek

Sejumlah drainase yang dinormalisasi tahun lalu seperti di sepanjang Jalan Tentara Pelajar, Kedungmundu, dan Jalan Imam Bonjol sudah lancar. Upaya itu, menurutnya, tak lepas dari peran dan perhatian Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu yang aktif memantau penanganan banjir di lapangan. (Ags/Mw)