Dia mencontohkan, sejumlah drainase yang dinormalisasi tahun lalu seperti di sepanjang Jalan Tentara Pelajar, Kedungmundu, dan Jalan Imam Bonjol sudah lancar.
“Peningkatan tersebut membuat banjir tidak seperti tahun-tahun kemarin. Termasuk di Imam Bonjol karena drainase terus berkelanjutan, kemarin salurannya, tahun ini kami tambah kapasitas pompa yang ada di sana,” tuturnya.
Upaya tersebut tak lepas dari peran dan perhatian Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu yang aktif memantau penanganan banjir di lapangan. Pihaknya berharap masyarakat dapat bekerja sama mencegah terjadinya banjir dengan tidak membuang sampah sembarangan, terutama di saluran air.
“Bu Ita (sapaan Wali Kota Semarang) sangat memperhatikan upaya penanganan banjir,” tukas dia. (Ags/Mw)















