Dukung Penertiban Knalpot Brong, Wali Kota Semarang: Lampiaskan di Sirkuit Mijen

oleh
Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu mendukung upaya kepolisian di penertiban knalpot brong. (Foto: Gus Djoyo)

Semarang – INFOPlus. Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mendukung pihak kepolisian, khususnya Polda Jateng dan Polrestabes Semarang, terkait upaya penertiban knalpot brong pada kendaraan bermotor.

Mbak Ita, sapaan akrabnya, pun meminta kepada jajaran Pemkot Semarang untuk gencar melakukan sosialisasi terkait dampak-dampak negatif penggunaan knalpot brong. Ia berharap seluruh aktivitas yang bersifat pergerakan lalu lintas tidak menggunakan knalpot yang bising atau tidak standart.

Menurutnya, selain mengganggu kenyamanan, penggunaan knalpot brong pada kendaraan bermotor juga bisa memicu masalah sosial.

“Tentu saya juga mengimbau kalau sudah aturan ya dipatuhi. Kalau ingin balapan, Kota Semarang punya Sirkuit Mijen. Silakan dipakai untuk tempat penyaluran hobi, monggo. Tapi dengan izin dan sebagainya. Di situ kalau ingin melampiaskan brong-brong di sana, tidak apa-apa kami mengizinkan. Termasuk untuk tempat kegiatan-kegiatan terkait dengan motor lah, begitu,” ujarnya, dalam keterangan tertulis, Senin (22/1).

INFO lain :  Mbak Ita: BRIDA Dorong Inovasi Pangan di Kota Semarang

Terpisah, Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Yunaldi menyebut, selama operasi penegakan dari 1-15 Januari 2024, pihaknya telah menindak 1.981 pengendara kendaraan bermotor dengan knalpot brong. Rinciannya 105 pelanggar ditilang, 1.156 diberi teguran tertulis, dan sisanya dilakukan penyitaan knalpot brong.

INFO lain :  Duo Sayap PSIS Semarang Antar Kemenangan 2-1 Atas PSM Makassar

Kepolisian memastikan bakal berupaya penuh menekan penggunaan knalpot brong di Kota Semarang. Salah satu penanganan yang dilakukan dengan cara membuka Posko Donasi Knalpot Brong di Pos Zebra Simpanglima Semarang.

“Program Donasi Knalpot Brong ini merupakan kegitan yang bertujuan mengetuk hati pemilik knalpot brong menyerahkan dengan sukarela kepada pihak kepolisian, untuk kemudian didonasikan ke hal positif,” bebernya.

Dari hasil donasi knalpot brong akan dilakukan penghancuran terlebih dahulu menjadi potongan besi. Dari potongan besi tersebut akan dilakukan lelang kiloan besi, untuk selanjutnya hasil dari pelelangan tersebut akan didonasikan kapada panti asuhan atau panti sosial.

INFO lain :  Bos PT Trinity Seluler Indonesia Albert Joseph Wienata Digugat PKPU dan Terancam Dipailitkan

“Harapan kami, masyarakat akan banyak berpartisipasi menyumbangkan knalpot brongnya. Sejauh ini, masih belasan knalpot,” imbuhnya.

Polrestabes Semarang juga tengah gencar menggelar razia di lokasi rawan balap liar antara lain Jalan MT Haroyono, Alteri Soekarno-Hatta, Semarang Indah Madukoro dan Jalan Dokter Cipto.

“Langkah-langkah preventif kami lakukan secara masif, dengan sosialisasi zero knalpot brong ke sekolah, komunitas otomotif, penjual, bengkel, dan yang terakhir Polisi RW melakukan pendekatan ke wilayah binaanya,” imbuhnya. (Ags/Mw)