Komunitas Sahabat Film Semarang Launching Film Tentang Bahaya Narkoba Berjudul “STARBOY”

oleh
(Foto: Mh)

Semarang – INFOPlus. Komunitas Sahabat Film Semarang (KSFS) atau PH Film KSFS didukung Polsek Semarang Barat melaunching film “STARBOY” untuk mengedukasi anak-anak muda khususnya di Kota Semarang agar terhindar dari Narkoba atau obat-obatan terlarang.

Acara launching dilaksanakan di Perataran Warung Makan Kedai Teh Cici, Pasar Bulu Kota Semarang, Rabu, 17 Agustus 2024.

Diketahui bahwa film yang berjudul Starboy berisi pesan moral yang baik, serta cerita yang positif, dimana pada tayangannya memberikan gambaran bahwa Narkoba bisa berdampak buruk bagi keselamatan jiwa.

Sri Kusnaini, Produser Film Starboy dan pemilik PH Film KSFS yang berada di Jl. Mintojiwo Dalam, No.9, Kecamatan Semarang Barat itu, setelah melaunching Film Starboy, pihaknya akan menayangkannya di channel Youtube KSFS Kreatif Space.

INFO lain :  Cek Pekerjaan Bronjong Dinar Indah Meteseh Semarang, Mbak Ita Minta Dipercepat

“Alhamdulillah launching film perdana kami sukses digelar, tadi banyak anggota KSFS juga turut menyaksikan atau nonton bareng (nobar) di sini. Dalam pembuatan film, kami didukung juga oleh Bapak Kapolsek Semarang Barat,” kata Sri Kusnaini atau yang kerap disapa Teh Cici itu.

Teh Cici menjelaskan bahwa dalam pembuatan film Starboy ini, bertujuan untuk mengedukasi dan memberikan pesan moral yang baik untuk anak muda, khususnya pemuda di Kota Semarang agar tidak mencoba Narkoba.

“Banyak generasi bangsa ini yang meninggal akibat obat-obatan terlarang jenis narkoba, ganja, dan lain sebagainya. Maka dari itu, dengan tayangan film edukasi tentang bahayanya narkoba ini mudah-mudahan generasi muda bangsa kita bisa sadar dan tidak mencobanya, serta terhindar dari narkoba,” jelasnya.

INFO lain :  Menjelang Agustusan Simak Kejadian Tahun Lalu, Renggut 2 Nyawa

Teh Cici juga mengungkapkan bahwa sesulit apapun kehidupan yang dijalani, jangan sampai sebagai anak muda justru salah jalan dengan melakukan kegiatan-kegiatan yang negatif.

“Kalau memang kondisi ekonomi sedang sesulit apapun, ya kalau bisa bersyukur aja, jangan malah melakukan hal yang buruk, yang melawan hukum, misal menjadi pengedar, bandar narkoba atau pelaku pemakainya, karena selain merugikan diri kita sendiri, juga membahayakan nyawa orang lain,” ungkap Teh Cici.

Film yang berdurasi kurang lebih 30 menit itu juga sebagai gambaran kehidupan, bahwa untuk menjalani sebuah kehidupan sudah pasti akan bertemu dengan yang namanya permasalahan dan beban hidup.

INFO lain :  IPB University berencana membangun ekosistem IPB Town

Namun, lanjut Teh Cici, permasalahan yang datang itu bisa diselesaikan dengan bijaksana dan pasti ada solusi, serta jalan keluarnya.

“Kalau masalah ekonomi yang jadi kendala ya bekerja aja yang baik, jangan gengsi, yang penting kan halal, bersyukur aja, insyaallah pasti akan ada solusinya, sukses dan kaya itu proses, tapi kalau terlibat narkoba, itu bukan solusi namanya, justru malah menyiksa dan bunuh diri, serta juga bisa membahayakan nyawa orang lain,” tandasnya.