Pemalang – INFOPlus. Nahas menimpa remaja asal Pemalang. Bermaksud main air di sungai dengan cara melompat dari jembatan, ia malah tenggelam dan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Korban bernama Muhammad Risky Ramadan (15), remaja asal Desa Bojongnangka, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang. Ditemukan meninggal dunia di Sungai Madene Pemalang setelah sebelumnya dilaporkan hilang tenggelam.
Korban diketahui tenggelam pada Jum’at (5/1) siang pukul 12.00 WIB. Ditemukan sudah tak bernyawa pada malam harinya sekira pukul 21.00 WIB.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang, Heru Suhartanto menuturkan, korban tenggelam saat berenang di Sungai Madene dengan cara melompat dari atas jembatan kereta api yang sudah tidak terpakai. Korban melompat bersama dua rekannya, sedangkan delapan teman lainnya masih berada di atas jembatan.
“Saat korban terjun, langsung tidak terlihat oleh para rekan korban. Tak lama sekitar 6-7 meteran dari lokasi terjun, tampak tangan korban melambai namun tak lama langsung hilang. Saat kejadian arus cukup deras,” terang Heru lewat keterangan tertulis, Sabtu (6/1).
Basarnas yang menerima adanya informasi tersebut langsung menerjunkan 1 tim rescue dari Unit Siaga SAR (USS) Pemalang untuk melakukan operasi pencarian dan penyelamatan bersama dengan tim SAR gabungan.
Pencarian dengan cara penyisiran sungai dilakukan oleh tim SAR gabungan. Hingga akhirnya pukul 21.30 WIB usaha tim SAR membuahkan hasil. Ada warga yang melihat korban dalam posisi tersangkut rerumputan di pinggir sungai dan segera menghubungi tim SAR gabungan untuk melakukan evakuasi.
“Korban ditemukan kurang lebih 100 meter dari lokasi awal kejadian, tersangkut rumput ilalang pinggir sungai dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya korban langsung kami bawa ke rumah duka,” ucap Heru.
“Terima kasi kepada seluruh tim SAR gabungan yang terlibat sehingga korban bisa cepat ditemukan. Harapan kami, masyarakat tingkatkan kewaspadaan mengingat musim hujan sudah mulai datang,” pungkasnya. (Ags/Mw)












