“Capaian screening masyarakat meningkat dari tahun ke tahun. Harapannya masyarakat terus menjaga kondisinya agar tetap sehat, sehingga bisa produktif dan muaranya masyarakat sejahtera,” katanya.
“Inilah yang membuat banyak kabupaten/kota lain ingin mengadopsi sistem pelayanan Pangeran Diponegoro ini,” imbuhnya..
Sementara itu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Abdullah Azwar Anas menjelaskan perihal tiga syarat agar Indonesia menjadi negara maju. Salah satu dari syarat tersebut adalah pelayanan publik yang baik.
“Indonesia ke depan berpeluang maju menjadi empat besar negara (maju) ekonomi dunia. Tetapi disyaratkan dengan tiga hal, yakni SDM yang kompetitif, birokrasi yang profesional, dan pelayanan publik yang berkualitas,” terangnya.
Dengan demikian, menurutnya kepala daerah maupun pihak-pihak yang memiliki peran dalam tiga aspek tersebut harus diberikan apresiasi. Hal itu bertujuan sebagai tanda dukungan dari pemerintah pusat kepada pihak-pihak yang memiliki komitmen untuk menyediakan pelayanan publik yang berkualitas.
“Oleh karena itu, hari ini diapresiasi termasuk kepada kepala daerah yang mempunyai semangat dalam pelayanan publik untuk mendorong hal ini semua. Karena tanpa adanya SDM yang kompetitif, birokrasi yang profesional, dan pelayanan publik yang berkualitas tentu akan ada kendala-kendala untuk menjadi empat besar negara (maju) ekonomi dunia,” tandasnya. (Ags/Mw)














