Semarang – INFOPlus. Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu membeberkan alasan wilayahnya menjadi incaran investor untuk menanamkan modalnya. Selain mal, saat ini banyak investor properti, seperti hotel dan apartemen, yang berinvestasi di Kota Semarang.
Mbak Ita, sapaan akrabnya, menyatakan Kota Semarang mempunyai daya tarik khusus untuk menggaet para investor. Salah satu kiat jitunya adalah melalui kemudahan mengurus perizinan.
“Resepnya sama, cuma kolaborasi yang lebih penting,” kata Mbak Ita seusai meresmikan REZ Hotel Kota Semarang, Senin (6/11).
Dijelaskan, Pemkot Semarang memiliki sistem terpadu dalam memberikan perizinan terhadap para investor. Upaya tersebut merupakan buah dari kerja kerasnya bersama jajaran Pemkot Semarang serta dukungan dari masyarakat.
“Saya selalu mengejar teman-teman. Kalau dulu investor mengurus izin sendiri-sendiri, sekarang saya buatkan zoom, karena ketemu susah. Di sana ada dinas-dinas terkait dan calon investor melakukan paparan,” tutur dia.
Di dalam rapat daring tersebut, para Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait juga akan memberikan informasi tentang perizinan secara lengkap kepada para calon investor.
Mulai rekomendasi Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP), Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin), hingga Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup (Amdal). Termasuk dokumen krusial yang harus terpenuhi yaitu, Keterangan Rencana Kota (KRK).
“Jadi modelnya saya ubah. Dan teman-teman (jajaran OPD terkait) ini kompak, sadar bahwa investasi itu dibutuhkan di Kota Semarang,” ujarnya.
Dengan kemudahan yang diberikan tersebut, maka investor merasa nyaman untuk berinvestasi di Kota Semarang. Kendati proses mudah dan cepat, Mbak Ita tetap menekankan regulasi sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.
“Bahkan para investor mengapresiasi karena Kota Semarang paling cepat perizinannya daripada daerah lain,” katanya.
Seperti diberitakan sebelumnya, mal dan pusat perbelanjaan terus bermunculan di Kota Semarang. Hal ini dikarenakan kemudahan yang diberikan dalam perizinan.
Setidaknya terdapat beberapa pembangunan mal dan pusat perbelanjaan yang sedang berlangsung di Kota Semarang. Di antaranya, pembangunan Padma Piazza di Semarang Barat, dan pembangunan Mal 23 Semarang di POJ City Kawasan Marina. Akan hadir juga superblock Pakuwon Mal di kawasan Bukit Gombel Lama.
Sebelumnya, pada tahun ini telah ada Uptown Mall BSB City Mijen dan The Park Mall Jalan Madukoro. Mal dan pusat perbelanjaan lawas turut dipoles menyesuaikan perkembangan. (Ags/Mw)














