Lebih lanjut, Hisyam menyatakan, telah memiliki tim khusus untuk melakukan pemantauan wilayah-wilayah yang memiliki saluran air buruk. Dalam hal ini, pihaknya tak menunggu waktu lama mengerahkan personel untuk menanganinya.
“Begitu juga di era medsos yang serba mudah ini, saya kira kita dipermudah untuk merespon aduan warga. Insya-Allah langsung kami tangani,” tegas dia.
Ditambahkan, penanganan banjir tak akan bisa dilakukan dari sudut pemerintah. Dia berharap peran masyarakat untuk bisa berkolaborasi menuntaskan persoalan genangan dan limpasan air di Ibu Kota Jawa Tengah.
“Musim hujan mungkin baru akan mulai satu bulan ke depan, masih ada waktu untuk berbuat bersama,” imbuh dia. (Ags/Mw)











