“Makanya, warga kirim karangan bunga juga sesuai karakter beliau yang humble. Coba kalau yang purna tugas gubernur galak atau gubernur yang biasa saja, pasti karangan bunganya ya standar saja,” jelas mahasiswi perguruan tinggi negeri di Semarang ini.
Hal senada disampaikan Caca, warga lainnya. Ia mengatakan karangan bunga perpisahan Ganjar sangat menarik dan membuat suasana tampak meriah.
“Ini cara warga Jateng mengungkapkan rasa cintanya kepada Pak Ganjar. Karena kami sebagai warga Jawa Tengah, merasakan betul bagaimana beliau berhasil memimpin Jawa Tengah dua periode sehingga Jateng menjadi daerah maju. Ya sesuai slogannya, Jateng memang Gayeng,” imbuh dia. (Ags/Mw)















