Semarang – INFOPlus. Pembukaan pelayanan penerbangan jamaah Umroh langsung dari Semarang, Kantor Imigrasi Semarang dan Bea Cukai Tanjung Emas bersiap diri. Pemetaan potensi pelanggaran dan pengawasannya telah disiapkan.
Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang akan mulai melayani penerbangan perdana umroh dari Semarang menuju Madinah per 1 Agustus 2023. Maskapai yang akan melayani perjalanan tersebut adalah Lion Air.
Kepala Kantor Imigrasi Semarang, Guntur Sahat Hamonangan menuturkan jelang keberangkatan perdana jemaah umroh tersebut jajarannya langsung melakukan penyesuaian. Segala sarana prasarana guna mendukung kelancaran penerbangan telah disiapkan.
“Petugas kami sudah siap untuk mendukung kelancaran penerbangan tersebut. Kami juga sudah sediakan sarana prasarana untuk fasilitas kargo di bandara. Apalagi kan untuk pengiriman kargo ke luar negeri sudah sering dilakukan, seminggu sekali. Jadi, intinya kami siap,” beber dia Jumat (28/7).
Terkait pengawasan terjadinya pelanggaran hukum, Imigrasi juga telah berkoordinasi dengan Polda Jateng. Pengawasan ini terkait potensi terjadinya tindak pidana perdagangan orang (TPPO).
Dalam hal ini, lanjut dia, pengawasan terhadap mereka yang berangkat ke Tanah Suci dan balik ke Tanah Air, jumlahnya harus sama. Artinya, agen umroh juga harus berperan aktif untuk mencegah terjadinya TPPO.
“Kalau misalnya berangkatnya 100 orang, pulangnya 90 orang, ya harus diperhatikan betul. Saya minta harus lengkap pulangnya. Kami tidak mau imigrasi dianggap memberangkatkan pelaku TPPO. Travel umrah harus ada warning kepada calon jemaah umrah. Kalau coba-coba melanggar aturan urusannya ke Polda. Makanya kita usahakan lakukan mitigasi resiko sejak dini,” kata dia.
Kesiapan juga disampaikan stakholder lain penerbangan, yakni Bea Cukai. Kepala Bea Cukai Tanjung Emas Semarang memastikan personelnya dalam posisi siap guna mendukung kelancaran penerbangan langsung umroh. Segala aspek penunjang untuk meningkatkan pengamanan pada jalur kargo di Bandara Ahmad Yani Semarang juga dalam posisi siap.
“Untuk keamanan jalur kargo sudah kami siapkan. Sehingga nanti bisa memperlancar perjalanan calon jemaah umrah,” tukasnya. (Ags/Ts)
















