Penataan kembali ini juga untuk memperkuat fungsi MAJT yang selama ini dikenal masyarakat internasional sebagai pelopor moderasi umat beragama.
Rebranding MAJT yang menonjol lainnya, bakal direkrut tenaga pemandu wisata yang profesional, yang dapat melayani informasi secara lengkap situs-situs yang ada sehingga wisatawan semakin tertarik dengan keberagaman situs religi yang dimiliki MAJT.
“Prinsipnya, semua situs harus terkelola secara profesional, untuk kenyamanan wisatawan, termasuk mengaktifkan kembali payung raksasa yang saat ini belum bisa digerakkan. Sebelum tahun 2023 berakhir, penataan ulang harus sudah rampung,” tambah Noor Achmad.
Sumber Antara















